Wolf Man And Wolf Girl (part 2 – END)

Author : Lee Min Young (Minmin)

Tittle : Wolf Mand and Wolf Girl

Genre: Mistery,Romance,Life

Cast: Min (Miss A),Suzy (Miss A),Chansung (2PM),Junho (2PM),and other cast

Min pulang agak malam hari ini, dia harus menyelesaikan tugasnya dulu di perpustakaan. saat perjalanan pulang dia merasa seperti ada yang mengikutinya dari belakang. Dia memastikan hal itu. dia mengambil kaca kecil bedak yang berkaca, dia mencari tempat yang terang. Memang benar ada bayangan hitam seseorang. Dia menyimpannya dan berjalan lebih cepat. Dia bersembunyi melihat siapa sebenarnya orang yang mengikutinya, terlihat orang itu sepertinya kehilangan.

Saat Min berbalik, dia terkejut sampai dia terduduk.

  “ aisshh, Taecyeon. Kau mengagetkanku saja!”

  “ ahhaha… mianeh, soalnya kamu aneh sih”

  “ kenapa kau bisa ada disini?”

  “ rumahku ada disekitar sini, aku baru pindah tepatnya. Mau pulang bersama?”

  “ baiklah!”

  “ hmm… Min bagaimana hubunganmu dengan inspektur?”

  “ ah?! tidak ada hubungan apa-apa!” Min teringat kejadian waktu di atap

  “ masa sih? Padahal kalau aku lihat kalian berdua sangat dekat. apa lagi kalian berdua pasangan yang cocok”

  “ tidak, hubungan kami tidak seperti itu. kami hanya berteman saja”

  “ kalau di fikir- fikir, selama ini dia hanya bertanya tentang kehidupan detective Nickhun. Selama bertemu denganmu dia mulai sedikit berubah”

  “ berubah seperti apa maksudmu?”

  “ banyak sekali dari sikapnya dan juga cara pandangnya terhadap orang lain. Hahhaha… sudahlah tidak perlu di bahas”

                Changsung terus mengingat kejadian waktu itu. dia benar-benar malu sendiri. mukanya memerah. Dia tidak tahu bagaimana dia akan menghadapi Min setelah kejadian ini. dia terdiam saat tiba-tiba Wooyoung menghampirinya.

Min berfikir kenapa kalung ini bisa berada pada Changsung. Padahal dia belum pernah bertemu dengan namja itu sebelumnya. Dia memperhatikan kalung itu dan memperhatikannya. Saat Ibunya datang dia menyembunyikan kalung itu di balik bantal.

  “ Min, makan malam. Kamu dari tadi siang tidak makan”

  “ baiklah Ibu, aku akan kebawah untuk makan malam” Min melihat kalung yang di pakai Ibunya “ hmm… Ibu kalung itu pemberian Ayah ya?”

  “ iya, kalung ini memang pemberian Ayahmu. Kau mau tahu kalung ini mempunyai 3 bagian dan kalau disatukan akan membentuk cinta dan Ayah juga memberikan kalung kunci itu padamu”

  Min melihatnya “ maksud Ibu, kalung yang aku pakai ini”

  Jia mengangguk “ sekarang, Ayo kita makan malam bersama!”

  “ baiklah Ibu!”

Changsung masih memikirkan perkataan Wooyung. Dia merasa aneh pada orang itu. dia teringat terus dengan pembicaraan waktu itu, sebenarnya apa maksudnya menanyakan tentang keberadaan benda yang berharga padanya. Memikirkan hal itu membuatnya sedikit pusing dan merasa haus. Saat dia meminum orange jus, dia menyemburkannya di muka Min karena kaget dengan kedatangan yeoja itu secara tiba-tiba. Yeoja itu menarik nafasnya menahan emosinya karena mukanya tersembur. Dia perlahan mengelap mukanya dengan tisu dan tersenyum terpaksa. Dia menarik dengan genggaman kuat namja itu dan membawanya ke atap.

  “ Hei, jawab pertanyaanku. Dimana kau mendapatkan kalung milik Ayahku?”

  Changsung memegang kepala Min “ hai, yeoja sopanlah sedikit dengan orang yang lebih tua darimu!”

  “ sudah jawab, saja pertanyaanku! Darimana kau mendapatnya?”

  “ baik, aku akan ceritakan. Ayahmu sendiri yang memberikan itu padaku”

  “ maksudmu?”

  “ kejadian itu 3 tahun yang lalu, saat itu Ayahmu mengungkapkan kasus besar. Dia mengungkapkan misteri kematian kedua orang tuaku, kakek nenekku, paman dan bibiku karena mereka semua mati mengenaskan tanpa tahu sebab akibatnya. Saat itu aku juga nyaris hampir terbunuh oleh pelakunya yang selama ini mengicarku tapi Ayahmu detektif Nickhun melindungiku dan dialah yang tertembak. Dia sudah mengetahui siapa pelakunya saat itu. saat dia mau menangkapnya aku yang membuat kacau semuanya hingga dia yang tertembak. Sebelum dia meninggal, dia memberikan kalung itu padaku dan dia meminta melindungi seseorang yang sangat berharga bagi hidupnya yaitu anaknya. Dia minta maaf telah melibatkan anaknya dalam masalah ini karena dia tahu, dia bisa mengandalkannya”

  “ jadi, jadi…” ucap Min terbata dan terlihat matanya mulai berkaca

  “ maafkan aku, ini memang sangat berat. Aku juga perlu waktu untuk membicarakan hal ini padamu”

Yeoja itu mendekati Changsung dan memukul dada namja itu pelan sambil menangis “ kenapa? kenapa? kau tidak bilang saat itu. kau tahu aku sangat kecewa pada Ayah karena dia meninggalkanku tanpa berkata satu katapun. Kau jahat… kau jahat…”

  “ maafkan aku, terserah apa yang akan kau lakukan. Aku benar-benar minta maaf terlambat mengatakan ini semuanya”

Mereka tidak menyadari ada seseorang yang misterius yang mengintip dan mendengarkan pembicaraan mereka. dia tersenyum licik kerena yang dia perlukan telah dia dapati. Dia hanya perlu waktu yang tepat untuk mendapatkan hal yang dia inginkan sekarang. dia pergi dari tempat itu.

                Changsung masih tidak bisa mendekati Min untuk sementara waktu pasti yeoja itu membutuhkan waktu untuk memaafkannya. Ini juga salahnya karena tidak pernah menemui mereka waktu itu. tidak tahu kenapa dia benar-benar tidak berani waktu saat itu. tapi sekarang apa yang bisa dikata semua telah terjadi.

Min menggenggam kalung milik Ayahnya. Dia bersumpah akan mengungkapkan siapa yang telah menembak Ayahnya dan menangkap orang itu lalu menghabisiya. Di berfikir sejenak, dia memperhatikan kalung milik Ayahnya tersirat ide dari pikirannya. Dia mencoba menghubungkan kalung milik ayah, ibunya dan dia. dia berhasil melakukannya. Dia memperhatikan setiap sisi sambungan disana seperti ada tulisan tipis. Dia mencoba membacanya sepertinya kode “ JYP2Pm”. Yeoja itu berfikir apa maksudnya ini. dia harus mencari tahu, dia segera pergi ke ruang kerja Ayahnya. Dia mencoba memeriksa beberapa berkas. Dia harus bisa mendapatkan informasinya. Dia tidak meninggalkan sisi manapun dari tempat kerja Ayahnya. Dia mencoba mendekati foto keluarganya yang terpanjang. Dia memindahkannya dan benar ada satu tombol. Min menekan tombol itu dia terkejut lemari buku ayahnya bergeser dan disana ada pintu. dia masuk kedalam pasti dia bisa menemukan apa yang dia cari. Dia terpana dengan apa yang dia temukan. Ini benar-benar diluar dugaan. Dia benar tidak pernah mengetahui ada ruangan disini. Dia mencoba memeriksa kembali dan dia menemukan apa yang dia cari walau hanya satu petunjuk. Dia mencoba memeriksa yang lainnya. dia tidak pernah tahu kalau ada cctv di sekitar rumahnya. Dia mengotak atik komputer yang ada dan dia terkejut apa yang dia lihat. Ibunya melakukan hal yang tidak wajar dengan Pamannya Wooyoung. Dia marah dan menggenggam tangannya, dia tidak percaya Ibunya berbuat seperti itu.

Pantas saja waktu itu sebelum Ayahnya pergi mengatakan “ jangan pernah percaya dengan siapapun yang kau anggap benar karena mereka akan mengecewakanmu”

Min tidak bisa menerimanya. Kenapa harus Ibunya yang berbuat seperti itu. dia tidak bisa melanjutkan hal ini tapi dia harus menemukan siapa pembunuh Ayahnya. Dia harus menghubungi Changsung karena hanya namja itu satu-satu orang yang bisa dia percaya dan meminta bantuan memecahkan hal ini.

                Changsung sedikit ragu memasuki Café untuk bertemu dengan Min. dia merasa sedikit gugup tapi dia menarik nafasnya dan masuk kedalam. Yeoja itu melambaikan tangan sambil meminum milk Shake. Namja itu lega ternyata Min masih bersikap biasa padanya.

  “ Anyeong! Bagaimana kabarmu?”

  “ Baik, tumben kau memanggilku kesini? Aku kira kau masih marah padaku”

  “ sebenarnya sih masih, tapi sudahlah itu juga bukan salahmu juga. aku lagi butuh bantuanmu”

  “ bantuan apa?”

  “ apa kau tahu, kode “JYP2Pm”. kau lihat di kalung ini aku gabungkan membentuk kode ini”

  Changsung memperhatikan dan benar “ terus ada apa?”

  “ kau tahu kalung ini Ayah berikan saat, dia menemukan siapa pelaku sebenarnya. Aku juga sudah tahu masalah yang kau hadapi pembunuhan tentang keluargamu semuanya. Aku sudah mendapatkanya ini semua karena emas batangan warisan kerajaan yang harganya ratusan miliar. Mereka sebenarnya mengincarmu karena kau memiliki petunjuk penyimpanannya. Apa ada keluargamu meninggalkan sesuatu benda padamu sebelum mereka meninggal?”

  “ tunggu sebentar! kalau tidak salah ada. Mereka meninggalkan…” Chnagsung memeriksa dompetnya “ini! mereka memberikan uang aneh ini padaku” Changsung memberikan pada Min

  Yeoja itu memeriksanya terlihat ada kode, dia mengeluarkan notebooknya dan mencoba memecahkannya dan hasilnya memuaskan. Dia menemukan suatu lokasi di daerah hutan terpencil. Dia berfikir mungkin tempat ini adalah tempat penyimpanan emas itu.

  “ kau lihat, ini adalah kode lokasi. Kita harus ketempat ini dan menemukan emas itu. kita harus berangkat sekarang!”

  “ boo! Sekarang”

  “ ne, aku mau menyelesaikan hal ini secepatnya!”

Changsung pergi ke kantornya dulu sedangkan Min pulang mempersiapkan semua perlengkapannya. Namja itu tersadar dengan kode yang dimaksud oleh yeoja itu “JYP2pm”. Bukannya kantornya ini bernama JYP dan juga 2pm adalah berarti jam 2. Dia melihat sekelilingnya. Dia terkejut saat melihat ada satu ruangan yang diatasnya memiliki jam mati yang menunjukan jam 2 dan ruangan itu adalah milik Wooyoung. Tapi dia belum bisa memastikan hal itu. dia akan membicarakan hal itu pada Min segara.

Jia menghampiri anaknya terlihat sekali seperti ada sesuatu. Anaknya sepertinya memberikan tatapan yang tidak suka dan berbicara sedikit ketus. Saat itu dia tidak berbicara apa-apa dan pergi meninggalkannya dan pergi membawa tas.

Semua telah siap dan saatnya mereka pergi ke lokasi. Semoga hasilnya baik, kali ini meraka akan berhasil mendapatkannya semua misteri ini akan terungkap semuanya.

  “ Min, aku rasa aku sudah memecahkan kode yang kau berikan itu”

  “ maksudmu?”

  “ ‘JYP2pm’ aku baru menyadarinya tadi. Itu nama kantorku sekarang dan juga kau harus menerimanya 2pm menunjukan ruangan seorang yang penting di kepolisian. Pamanmu Wooyoung”

  “ benarkah?” Min tersenyum licik “ orang itu memang harus menerima pelajaran. Baiklah, biarkan saja hal itu yang penting masalah emas ini. semakin kita dekat maka dengan mudah kita akan menemukannya. let’s Go!”

Ditengah perjalanan mereka merasa ada orang yang mengikuti dari belakang yang menyadari hal itu adalah Changsung. Dia mengalihkan alur dan menipu orang itu dan berhasil melakukannya. Min masih tertidur dia tidak mengetahui hal itu. sesampainya di tempat, Changsung mencoba membangunkan yeoja itu. sebenarnya dia tidak tega membangunkan terlihat sekali yeoja itu terlelap tidur. dia mendekat dan ingin mencium kening yeoja itu tapi dia terbangun sendiri. Changsung langsung kembali ke posisi semula. Dia benar-benar kaget yeoja itu terbangun.

  “ kita sudah sampai?”

  “ ya! Kita turun sekarang”

Min memeriksa kode tempat pastinya, dia memeriksa notebooknya lagi dan dia sudah mendapatnya diselah barat saat matahari terbenam. Mereka berjalan kearah barat dan terlihat ada bukit. Mereka menunggu sampai matahari tenggelam dan cahanya itu menyinarkan pada satu titik di hutan itu. mereka segera menggali salama 2 jam bersama dan hasilnya mengejutkan. Mereka benar-benar menemukan emas yang mereka cari. Saat Min mencoba menyentuhnya tiba-tiba ponselnya berbunyi. Dia mengangkatnya dia terkejut mendengar berita bahwa sahabatnya Suzy meninggal karena keracunan di tempat tahanan. Dia segera memberitahu Changsung untuk kembali. Dia bersama namja itu membereskan emas-emas batangan ini dan kembali ke Seoul.

                Min menghadari pemakaman sahabatnya disana sudah ada Taecyeon dan Junsu yang membantu proses pemakaman. Dia benar-benar tidak bisa menerima hal ini. siapa yang tega melakukan hal ini. dia menangis sambil memberikan penghormatan. Changsung menenangkan yeoja itu dan meminta dia bersabar dan menerima ini semua dengan ikhlas. Yeoja itu tidak terima dengan ini semua. Dia memeriksa semua yang berhubungan dengan kematian Suzy sebelum dan sesudah beberapa hari. Awalnya memang tidak ada hal yang bisa dia lakukan karena semua ini benar-benar tidak ada yang bisa di ungkapkan. Dia melihat daftar jenguk Suzy hanya ada keluarganya dan tidak ada yang lain. Dia berfikir apa ada orang dalam di balik ini semua. Karena semua ini terlalu mendadak tapi kenapa harus disaat ada kasus yang hampir dia bisa pecahkan. Sekarang dia harus menyelesaikan semua ini dengan baik bersama dengan Changsung karena dialah kunci yang bisa membawanya untuk mendapatkan pelaku walau namja itu tidak menyadari didekatnya ada banyak orang yang mengincarnya karena emas-emas itu.

                Changsung mencoba menyelidiki Wooyoung. Orang itu benar-benar sangat mencurigakan. Beberapa kali dia mengikuti tapi selalu saja mendapat halangan karena Junsu dan Taecyeon. Kali ini adalah kesempatan yang bagus. Dia mengikuti orang itu.

Wooyoung merasa ada seseorang yang mengikutinya, dia memperhatikan dari kaca depan mobilnya dan menghidupkan kamare belakang mobilnya. Dia tersenyum licik ternyata orang yang mengikuti dia adalah Changsung. Dia memakai Handsetnya dan menelpon seseorang seperti memberitahu sesuatu hal. Tidak lama dia pergi ketempat yang di perintahkan. Dia memutar arah haluan mobilnya.

Changsung heran kenapa Wooyoung mengarahkan jalannya ke tempat pabrik yang sudah lama ditutup. Pasti dia akan Dia terkejut saat mobil orang itu berhenti. Namja itu hanya diam di tempatnya melihat dari jauh Wooyoung keluar dari mobil dan masuk suatu tempat. Dia penasaran dan turun juga mengingkuti. Dia benar-benar tidak tahu dimana dia berada sekarang. sebenarnya apa yang dilakukannya di tempat seperti ini pikir Changsung sambil mengikuti.

Dari belakang Changsung tidak sadar ada seseorang dengan yang berpakaian sebarba membawa tongkat bestball yang digunakan untuk membuat namja itu pingsan. Perlahan dia mendekat dan ‘pang’ satu pukulan yang mengenai bahu namja itu dan membuatnya pingsan seketika dan pandangan yang dia lihat sebelum menutup mata Wooyoung mendekatinya dan tersenyum licik.

                Min pulang sedikit malam seperti biasanya. dia mencoba menelpon Changsung untuk meminta menjemputnya sambil membicarakan kasus ini tapi, sepertinya namja itu tidak menjawab telponnya. Dia terus mencoba beberapa kali untuk menghubungi semua percuma mungkin saja dia sibuk sekarang. saat dia berjalan ke halte Dia terkejut dengan kedatangan Taecyeon yang menjemputnya.

  “ naiklah! Kau mau pulang bukan?” ucap namja itu memberikan helm pada Min

  “ ah, baiklah!” Min memanaiki motor dan memakai helm

 Namja itu menggas laju motornya. Awalnya mereka hanya diam saja sampai akhirnya namja itu yang memulai pembicaraan.

  “ kau, sudah lama menunggu? Maaf aku sedikit terlambat!”

  “ terlambat?”

  “ Inspektur Chansung menyuruhku menjemputmu”

Min terdiam, ini aneh. Dia padahal baru saja menelpon Chansung untuk menjemputnya tetapi kenapa dia bilang namja itu yang menyuruhnya untuk menjemput. Dia tahu namja itu pasti akan menjemputnya tanpa harus menggunakan orang lain. Apalagi mengenai kasus ini tidak mungkin semudah itu dia menyuruh orang lain. Dia mulai sedikit curiga tapi dia mencoba biasa saja.

Sesampai di rumah, Jia melihat dari balik jendela. Anaknya pulang bersama seseorang. Dia membesarkan matanya dan keluar segera mengajak anaknya untuk masuk. Taecyeon memberi salam pada yeoja setengah baya itu dan berpamitan pulang. Min heran kenapa Ibunya menggenggam tangannya sekuat itu tidak seperti biasanya. ini aneh terlihat ekspresi dua orang ini memang tersirat ada sesuatu apa mereka ada hubungan. Dia masuk ke kamar dan mencoba menghubungi Chansung namja itu sama sekali tidak mengangkat telponnya.

Ternyata ponsel Chansung berada didalam mobil. Namja itu sudah tidak tahu dimana keberadaannya saat dia pingsan. Dia tersadar setelah keesokan harinya dengan keadaan terikat dan mulutnya ditutup dengan lakban. Dia berusaha untuk melepaskan dirinya tapi tidak bisa karena ini terlalu kuat. Tidak lama seseorang masuk dan mendekati dia. mata Changsung membesar saat melihat orang itu. dia tidak pernah percaya siapa orang yang dia lihat.

Min masih penasaran dimana keberadaan Changsung. Dia pergi ke kantor polisi tapi tidak menemukan namja itu sama sekali dia bertanya dengan orang disana ternyata namja itu pergi sejak tadi malam dan tidak kembali sampai sekarang. malahan dia bertemu dengan pamannya Wooyoung. Orang itu datang menghampirinya saat dia mau meninggalkan tempat itu. muka yeoja itu ekspresinya mulai berubah melihat pamannya. Semenjak mengetahui kejadian itu.

  “ Min, sedang apa kamu disini?”

  “ tidak ada, aku hanya mencari Inspektur Chansung”

  “ ada apa kamu mencarinya?”

  “ hanya mengurusi beberapa urusan. Paman aku harus kembali, selamat siang!”

  “ selamat siang!”

Yeoja itu bingung harus mencari Chansung dimana sekarang. dia menepuk jidatnya. Dia lupa padahal bisa menggunakan GPS untuk mengetahai keberadaan namja dari sinyal ponselnya dan dia menemukannya. tempat ini memang sangat jauh, ada satu hal yang membuatnya heran kenapa tempatnya tetap tidak ada tanda jalan sama sekali. ini benar-benar sedikit  aneh. Dia harus menyusul namja itu kerena pasti ada terjadi sesuatu.

                Min menyiapkan semua yang dia perlukan sebelum berangkat. Dia menggunakan motor spot milik Ayahnya menuju ke tempat dimana terdapat tanda keberadaan Chansung. Tempat tanda masih tetap tidak ada berubah sama sekali. dia mengegasnya motornya, dia harus secepatnya sampai ke tempat itu. sesampai disana dia menemukan mobil namja itu tanpa orangnya didalam saat dia melihat dari kaca ternyata ponsel namja itu tertinggal. dia berfikir kenapa namja itu berada ditempat seperti ini. apa ada sesuatu yang telah terjadi. Dia menyembunyikan motornya agar tidak ada yang mengetahui kedatangannya. Dia mencongkel mobil namja itu memastikan emas itu ada didalam mobilnya. Dia membuka bangku belakang dan benar emas-emas itu masih ada disana. dia melihat seperti ada sesuatu kotak besar. Dia punya ide yang sangat cermelang.

Chansung tersadar karena ada seseorang yang menyiramnya. Mukanya lebab dan pelipis bibirnya berdarah kerena terkena pukulan. Orang itu menarik rambunya dari belakang dan membisikan hal yang membuatnya memberontak melepaskan diri. Mereka akan menyelakan Min kalau dia tidak memberitahu dimana keberadaan emas-emas itu. ternyata selama ini banyak sekali orang-orang mereka yang sudah mengikuti gerak-gerik Min dan Changsung termasuk hal penemuan emas itu. dia menolak memberitahu dia mendapat satu pukulan. Dia menahannya tapi para penjahat itu terus memaksanya untuk mengatakan dan memberitahu ancamannya tentang mencelakai Min.

Yeoja itu selesai dengan urusanya. Dia bersembunyi seperti ada mobil yang masuk kearea tempatnya. Dia mengintip dari balik semak. Dia melihat ternyata itu pamannya Wooyoung dan membuatnya lebih terkejut adalah orang itu bersama dengan Ibunya. Mengapa Paman dan Ibunya berada ditempat seperti ini. dia harus mencaritahu. Dia mengikuti dari belakang. Mereka seperti menuju suatu tempat. Dia mencoba mengintip dari sela lubang dinding. Ternyata mereka semua menyengkap Changsung yang membuatnya tidak percaya Ibunya juga terlibat dalam hal ini. dia tidak bisa tinggal diam. Dia harus bisa menyelamatkan namja itu. tapi, dia harus memikirkan rencana terlebih dahulu. Saat dia berbalik ada seseorang yang memukulnya dan dia pingsan.

Min tersadar seperti mendengar ada suara teriak tertahan. Saat dia terbangun ternyata Chansung yang berusaha membangunnya. Badannya sangat lemah dan kepalanya masih sedikit pusing akibat pukulan tadi. Tidak lama semua penjahat itu mengerumini mereka termasuk Paman dan Ibunya didalam kerumuannan itu.

  “ kenapa kalian melakukan ini pada kami?” tanya Min

  “ masih bertanya karena kau telah ikut campur dengan masalah ini Min. kalau kau tetap seperti biasanya semua ini tidak akan terjadi padamu karena kau terlibat makanya kami tidak bisa membiarkanmu lolos begitu saja. sekarang semua telah kau ketahui kalau kau dan ingin orang ini baik-baik saja beritahu dimana emas-emas itu berada?” tanya Wooyoung

  “ aku sama sekali tidak tahu dimana emas-emas itu” jawab min singkat dan memalingkan mukanya

  “ sudahlah Min, tidak perlu berbohong. Beritahu kami keberadaan emas-emas itu. apa perlu kami melakukan kekerasan padamu. Kau lihat tidak ada lagi yang bisa membantumu Ibumu saja berada dipihak kami. seharusnya kau harus menjadi anak yang penurut” Wooyoung mendekati Min dan menyentuh dagu yeoja itu

   Min meludah “ Cuihh, aku tidak mau menurut dengan orang jahat seperti kalian! Kalian… yang telah membunuh Ayahku!” ucap Min dengan nada keras

Namja itu mengelus wajahnya kesal. Dia menyuruh anak buahnya untuk melakukan sesuatu yang buruk pada Min. Changsung memberontak dan mencoba melindung yeoja itu tapi apa daya dia juga terikat kuta. tapi, hal itu dicegah dengan kedatangan seseorang yang membuat mereka kaget. Orang itu adalah orang misterius itu.

  “ cukup, jangan kalian lakukan apapun pada yeoja itu”

  “ maaf Tuan, kami hanya ingin memberi sedikit pelajaran saja”

  “ tidak perlu, seharusnya kita berperilaku lembut pada mereka. sudah lama ya kita tidak bertemu Min”

  “ iya sudah lama Paman Jin alias Junsu yang selama ini kau menyamar bukan menjadi orang itu”

  “ hahhaha… kau tahu saja. kau memang tidak mudah di tipu seperti Ayahmu” orang misterius itu membuka topeng wajahnya dan terlihatlah wajah aslinya

  “ darimana kau tahu ini aku, Jin?”

  “ pertama, dari tanganmu. Walau aku tidak begitu jelas saat itu bersama Ayah bertemu denganmu terlihat Tato tangan. Kau menggunakan topeng itu untuk penyamaranmu saat di acara wisuda itu orang yang melihat kearah kami berbeda badan memang sama tetapi kalian lupa pertama yang aku lihat memang kau memakai cincin dan ada tato kecil di tanganmu. Setelah kau datang bersama dengan Taecyeon kau tidak sadar melepaskan cincinmu itu dan orang misterius yang diatas itu adalah paman yang memakai topeng wajah. Kau juga yang telah memberikan Suzy trik membunuh dan kau juga membunuhnya dengan racun. Kau bekerjasama dengan Paman Wooyoung untuk hal ini. kalian tidak membiarkan polisi mengoptosi mayat Suzy agar kalian tidak ketahuan bukan. Secara tidak langsung karena Suzy sudah mengetahui siapa kalian sebenarnya. Untuk apa kalian melakukan ini semua hanya karena emas kalian melayangkan nyawa seseorang?”

  “ tentu saja, kau kira didunia ini tidak butuh uang. Emas-emas itu sangat berharga bagiku. Aku mudah saja membunuh orang-orang hanya kerena hal itu. apalagi kau tahu Ayah orang ini” Jin menarik rambut Changsung “ Ayahnya ini adalah penjahat, aku yang menemukan emas-emas itu dan dengan mudah Ayahnya membawa jauh pergi emas-emas itu dariku. Seharusnya itu miliku, apa kau mau apa,ah!” Jin melepaskan dengan kasar penutup mulut Changsung

  “ Ayahku bukan orang seperti itu, dia menyembunyikannya karena dia tahu ini bukan milikmu tetapi Negara. Dia mau memberikan emas ini tetapi karena kau sendiri makanya dia menyembunyikannya sementara waktu”

  “ alah, sudahlah tidak perlu membela orang sialan itu. aku tidak percaya satu katapun dari mulutmu dan semua keluargamu dan sekarang aku malah dipusingkan dengan anak Nickhyun. Detektif yang ikut campur dan selalu menggagalkan rencanaku dan sekarang malah anaknya”

  “ bilang saja kau takut pada Ayahku Jin!” ujar Min

  “ aku tidak pernah takut dengan siapapun, sebaiknya kalian katakan dimana emas-emas itu atau kalian akan aku bunuh bukan sebaiknya aku menyiksa kalian terlebih dahulu”

Mereka tidak menyadari Min berusaha melepaskan dirinya. Dia tahu ini akan terjadi. Dia sudah menyiapkan pisau kecil dan mencoba memotong tali. Dia sengaja terus menyulurkan waktu untuk hal ini agar dia bisa melepaskan diri dan sepertinya berhasil. Dia mencoba melepaskan dirinya dan saat Jin mendekat dia menghintung dalam hatinya.

  “ Lima, empat, tiga, dua, satu!” ucapnya dalam hati Min mengantukan kepalanya dengan Jin

Namja itu kesakitan kerena mengenai matanya. Jin meneriakan anak buahnya untuk memberi pelajaran Min. yeoja itu melawan mereka semua. Perkelahian terjadi, disela itu dia memberikan pisaunya pada Changsung agar bisa melepaskan diri juga dan dengan sekejap namja itu lepas dan membantu Min. mereka berdua melawan semua anak buah Jin dalam sekejap mereka mengalahkan dengan mudah.

Wooyoung mengambil pistolnya dan Jia mengetahuinya, dia langsung mengambil pistol itu dan mengancungkan pada semua orang. Jin langsung mendekati yeoja itu. Wooyoung mundur dan menjauh.

  “ Jia, apa yang kau lakukan!”

   “ kalian semua jangan bergerak!”

Semua orang terdiam dan mengangkat tangannya.

  “ Ibu, jangan lakukan hal ini!”

  “ diam!! Jangan bergerak”

Min mekan kantongnya, agar memberitahu keberadaanya pada Taecyeon. Namja itu menerima sinyalnya dari jauh. Ternyata polisi sudah bersiap-siap untuk melakukan penangkapan. Ternyata saat malam itu namja itu menceritakan semua padanya. Walau dia waktu itu dia belum bisa percaya tapi sekarang dia bisa mempercayainya untuk saat ini yang bisa dia lakukan hanya mengulur waktu. Dia berjalan perlahan sambil mengangkat kedua tangannya mendekati Ibunya.

  “ Ibu, tolong jatuhkan pistol itu. ku mohon!”

  “ tidak, tidak. Min beritahu dimana keberadaan emas-emas itu”

  “ sudahlah Min, patuhi Ibumu tersayang beritahu dimana keberadaan emas itu” dukung Jin

  “ baik, Ibu aku mengatakannya. Tapi, Ibu harus menurunka pistolnya sekarang ini berbahaya”

  “ dimana cepat katakana?”

  “ Min, jangan lakukan itu!”

  “ aku tidak bisa melakukannya, kau tahu Ibuku sekarang dibawah pengaruh hipnotis Jin. jadi, aku tidak bisa melakukan apa-apa. Kau tenang saja, aku akan memikirkan hal ini”

  “ terserah padamu, kalau ini yang terbaik. aku percaya padamu. Kita harus melakukan sesuatu agar bisa menangkap Jin sekarang!”

  “ apa yang kalian berdua bisikan, cepat katakana dimana tempatnya?”

  “ di bangku belakang mobil Changsung!”

  “ Min, apa yang kau lakukan!”

  “ sudahlah, kalian bisa melihatnya. lihat saja emas itu berada disana. kalau tidak percaya kalian bisa melihat sendiri”

 Min dan CHangsung berjalan duluan dari belakang diikuiti Jia, wooyoung dan Jin yang berjalan bersamaan. Mereka berjalan menuju mobil Jin. Min berhenti duluan.

  “ sekarang kalian bisa periksa emasnya disana!”

Jin dan Wooyoung berlari dan membuka pintu mobil itu dan memeriksa bangku belakang dan benar. emas-emas bantangan itu ada disana tersusun dengan rapi dan bercahaya. Min melihat jamnya ini sudah waktu. dia melihat sepertinya semuanya sudah siap dan dia menghitung mundur sambil mendekati Ibunya dengan sekejap dia meraih pistol yang dipegang Ibunya dan meleparnya dari jauh. Changsung langsung bergerak Jin menolak Wooyoung. Orang itu berlari masuk ke mobil pergi. Changsung dan Min masih sibuk mengurusi  Wooyoung dan Jia. Changsung terlambat mengejar Jin hingga orang itu kabur. Tapi, Min hanya tersenyum saja. dia mengeluarkan ponselnya dan menelpon Taecyeon untuk bersiap-siap.

Jin merasa dia sudah bisa lolos dan terkejut saat polisi datang mengepungnya. Taecyeon keluar dari mobil polisi. namja itu berteriak dan berbuat nekat menabrak semuanya. Tapi untung saja orang bertidak cepat menembaki ban mobilnya hingga tidak bisa berjalan lagi. Jin tidak bisa berbuat apa-apa lagi. dia akhirnya di kepung. Dia tidak bisa berbuat apa-apa.

  “ kau, kenapa Changsun oppa?” tanya Min

  “ aku gagal menangkapnya dan emas pun dia bawa!”

  “ kau tenang saja sebentar lagi kita akan mendapat kabar baik”

Tidak lama ada mobil polisi yang datang ketempat mereka. Taecyeon keluar, seragam namja itu berubah sesuai dengan pangkatnya. Changsung terkejut dan memberi hormat. Min tersenyum pada orang itu.

  “ semua sudah beres, sesuai dengan rencana kita. Kamsahamida Min!”

  “ ya, sama-sama. Sekarang kalian tangkap orang ini! bagaimana kalian sudah menyelamatkan Ibuku?”

  “ sudah, Jin mengaku dimana orang itu menyembunyikan Ibumu dan sebentar lagi kau akan bertemu Ibumu”

Min membuka topeng wajah orang itu dia sudah tahu Fei belum mati. Dia masih hidup, hanya diberi obat penghenti sementara. Dia menyadari dari tato kecil dekat lehernya. Saat intrograsi dia menemukan itu pada Fei. Dia menyadari saat genggaman tangan keras Ibunya. Berbeda seperti ketakutan dan dia melihat samar tentang Tato itu. Dia tahu Ibunya tidak memakai tato seperti itu karenanya ibunya anti dengan tato makanya dia berpura-pura selama ini. selama ini Fei, Wooyoung dan Jin bekerja sama untuk mendapatkan emas-emas ini. mereka tidak bisa mendapatkan petunjukanya makanya dia menggunakan pembunuhan dengan pelakunya Suzy dan Junho.

Polisi segera menangkap mereka. kasus ini memang sedikit rumit kalau tidak menjalankan logika. Min mengeluarkan emas yang dia sembunyikan dan memberikan pada polisi untuk diberikan kepada Negara supaya tidak terjadi hal seperti ini lagi.  Chansung sangat kagum dengan apa yang dilakukan Min semua memang diluar dugaannya pantas saja Ayahnya meminta untuk menjaganya. Semua ini membuat mereka sangat lelah dan saatnya untuk beristirahat.

                Jia datang memasuki rumah dan memeluk erat anaknya. Betapa rindunya dia pada anaknya. Semua sudah baik-baik saja sekarang semua akan berjalan normal.

Changsung datang memenuhi undangan makan malam Jia dan Min. tidak lama setelah namja itu masuk taecyeon datang. namja itu sedikit kecewa dia kira hanya mengundang dia saja tapi ternyata ada orang lain. Walau begitu makan malam berjalan dengan lancar. Changsung sebenarnya merencanakan mengungkapkan perasaannya pada Min tapi sepertinya bukan hanya dia saja merasa ingin melakukan itu sepertinya ada yang lain. Semua akan berjalan sesuai alurnya siapa yang akan dipilih itu semua akan menjadi perjalanan bagi mereka yang menarik yang terpenting semua beban selama ini lepas dan hanya tinggal hidup dengan kebahagian.

 

 

THE END

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s