Wolf Man And Wolf Girl (Part 1)

Author : Lee Min Young (Minmin)

Tittle: Wolf Man and Wolf Girl

Genre: Mistery,Romance,Life

Cast: Min (Miss A),Suzy (Miss A),Chansung (2PM),Junho (2PM),and other cast

 

Image

 

Min menahan air matanya mengantar ke pergian Ayahnya ke peristirahatan terakhirnya. Sesekali dia kebelakang melihat Ibunya bersama sanak saudara menangis mengantar kepergian Ayahnya. Sebenarnya dia ingin sekali menangis tapi dia mengingat janjinya dengan Ayahnya tidak akan menangis dalam keadaan apapun dan dia harus kuat menghadapi semuanya karena dia yang akan menggantikan Ayahnya untuk melindungiIbunya mulai sekarang.

Upacara pemakaman berjalan denganbaik, satu persatu teman-teman relasi Ayahnya dari kepolisian berdatanganmemberi penghormatan terakhir. Min hanya bisa tabah menerima semua cobaan inidan tidak akan menangis di depan orang walau hatinya benar-benar sangat sedihatas hal ini. dia terus berusaha menenangkan Ibunya yang menangis.

Min perlahan berjalan ke teras  belakang rumahnya. Dia berjalan membawa sojudan gelas. Dia ingin mabuk hari ini dan melupakan semuanya. Dia mengingatkejadian saat-saat bahagia dan sedih bersama dengan Ayahnya. Disana barulah diabisa meluapkan kesediahannya dan menangis sepuasnya sampai pagi menjelang.

 

3 tahun kemudian,

                Suzy menghampiri Min yang sedang asyik membaca buku diperpusatakaan.

 “ Min, kamu nggak pulang?”

 “ sebentar lagi, nanggung bacanya tinggal 10 lembar lagi”

 “ kamu ini suka sekali, ya baca buku seperti ini. oh ya, aku dengan sebentar lagi akan ada Tes untuk masuk Polwan. Apa kamu mau ikut lagi?”

 “ tentu saja, walau aku sudah dua kali gagal dalam tes masuk Polwan. Aku tetap berusaha melakukannya”

 “ padahal kalau aku pikir-pikir, kamu bisa menggunakan orang dalam bukanuntuk masuk kesana. Kenapa kamu tidak menggunakan relasi Ayahmu saja Min?”

 “ tidak mau, aku tidak suka seperti itu. aku ingin masuk dengan hasilkusendiri. aku kurang suka dengan cara seperti itu. biarlah aku gagal untuksekarang mungkin saja aka nada keberhasilan kelak. Oh ya, jadwal latihan paduansuara untuk wisuda nanti di ganti. Kamu sudah tahu Suzy?”

 “ sudah kok, tapi aku sepertinya berhenti karena Oppa Junho kan wisuda.Aku harus menemaninya. Tolong beritahu Sunbe Junsu ya Min!”

 “ oke deh, nanti aku akan beritahu dia”

 “ Min, pulang sekarang yuk”

 “ Oke baiklah!”

Saat Mereka keluar dari pustaka tiba-tiba Min meminta izin ke toilet sedangkan Suzy menunggu di depan gerbang. saat berjalan keluar toilet tidak sengaja melihatada Junho sendirian di ruang labor. Dia mau menyapa namja itu tapi tidak jadi karena ada Fei disana. dia terkejut dengan apa yang dia lihat. Mereka melakukan sesuatu yang tidak pantas dilakukan di tempat ini. Dia menyadari memang suasana labor sedang sepi. Walau begitu mereka seharusnya menyadari hal itu sepertitidak ada tempat lain saja. Dia menggenggam tangannya karena namja brengsek itu mengkhianati sahabatnya. Dia tersenyum licik dan mendapat ide mengerjai dua orang itu saat melihat ada dua mancit yang lepas dari labor. dia mengambilnyadan meleparnya kepada mereka. Junho dan Fei kaget dengan kedatangan mancit itu yang berteriak sambil menyingkirkannya dari mereka. Fei yang ketakutan sambilberteriak histeris sambil memasang kembali pakaiannya yang mulai setengah lepas. Min melihatnya tertawa dari kejauhan dan pergi dari tempat itu agar tidak ketahuan itu perbuatannya.

Suzy menunggu Min agak lama,yeoja itu meminta maaf atas keterlambatannya. Sebenarnya dia mau menceritakan sesuatupada sahabatnya tentang kelakuan busuk pacarnya tapi terpotong kerena beritayang mengejutkan keluar dari mulut Suzy kerena setelah namjanya wisuda merekaakan bertunangan. Dia tidak bisa menyingkirkan wajah bahagia sahabatnya itu.dia sangat sedih kenapa sahabatnya bisa mendapat seorang namja yang brengsek seperti itu yang tega mengkhianati sahabatnya.

                Changsung baru di nobatkan menjadi Inspektur. Semua bawahannya memberi selamat kepadanyakarena kerjanya memang sangat mengesankan. Dalam 1 hari dia sudah bisa mengungkap kasus pembunuhan yang sulit dan juga menemukan pelakunya. Sudah banyak kasus yang dia ungkap dalam beberapa tahun ini makanya dia diangkat. Diakeluar dari kerumunan dan berjalan keatap kantornya. Sesekali dia meminum orange jus yang dibawanya sambil memandang pemandangan malam yang ada di Seoul.betapa indahnya keadaan pada malam hari tanpa begitu tenang dan aman tapi kalauditelusuri banyak masalah yang terjadi disekitarnya. Dia mengeluarkan kalungyang ada di katong jeket kulitnya. Dia memandang kalung itu dan mengingatkejadian 3 tahun yang lalu. saat itu dia hampir ditembak oleh penjahat yangakan mencelakai dia, seorang detektif datang memeluknya dan melindungi dia danmemberikan kalung ini padanya dan meminta melindungi seseorang tapi dia sama sekali tidak tahu siapa yang di maksud oleh Detektif itu. dia mencari tahu tentang orang itu dan baru-baru ini dia mengetahui dari anak buahnya Taecyeon nama detektif itu adalah Nickhun. Dia terus mencari tahu tentang hal ini. diabenar-benar ingin membalas budi karena mungkin bukan karena Detektif Nickhun,dia tidak akan seperti ini sekarang.

                Min sangat berat hati mengantarkan Suzy mencari cincin tunangan untuk sahabatnya itu. dia benar-benar marah tidak bisa menerima ini semua. Dia harus bisamenjelaskannya pada sahabatnya siapa pacarnya sebenarnya. Tapi, semuanya selalusaja ada halangannya. Kali ini dia harus menceritakannya sebelum semuanya terlambat.

 “ Suzy, ada sesesuatu yang ingin aku bicarakan padamu tentang OppaJunho”

 “ ne, ada apa ceritakan saja” Ujar Suzy sambil melihat cincin

 “ sebenarnya…” perkataan Min terpotong dengan nada ponselnya berbunyi,ternyata telpon dari Ibunya “ chakamma Suzy, aku mau mengangkat telpon dariIbuku”

 “ oke baiklah!”

Min keluar dan mengangkat telponJia,

 “ ada apa Ibu?”

 “ kau dimana sekarang?”

 “ aku lagi di Mall, menemani Suzy mencari cincin tunangannya. Ada apaIbu?”

 “ temani Ibu ke kantor Polisi, mengambil gaji Ayahmu. Paman Wooyoungsudah menelpon Ibu untuk mengambilnya segera”

 “ ne, baik Ibu. Kita bertemu di kantor Polisi saja. lagian aku jugatidak terlalu jauh dari sini”

 “ baiklah!”

Yeoja itu mematikan ponselnya danmasuk ke toko lagi. saat dia masuk Suzy sudah mendapatkan cincin tunangan yangdia inginkan. Dia tersenyum bahagia saat itu. Min tidak bisa membuat senyum itumenjadi kesedihan tapi dia tidak bisa membiarkan namja brengsek itu bersamadengan sahabatnya. Apa yang harus dia lakukan sekarang. dia benar-benar sangatbingung.

                Jia dan Min bertemu di kantor polisi. mereka disambut oleh Wooyoung dengan baik disana. selama Ibunya mengurus urasan dengan pamannya. Min berkeliling sebentardi sekitar tempat polisi itu. dia mengingat lagi masa-masa waktu dia kecil dia selalu di bawa Ayahnya kesini. Dia berjalan menuju ruang tempat Ayahnya dulusekarang telah diisi oleh orang lain. Dia benar-benar ingin menjadi seorang Polwan agar menepati janjinya pada Ayahnya tapi kesempatan untuk sekarang belum bisa dia dapatkan. Setelah puas dia beranjak dari tempat itu dan pergi ke papan pengumuman. Dia membaca ada tes untuk masuk Polwan. Dia tersenyum karena inilahadalah kesempatannya.

                Chansung mengajak anak buahnya Junsu dan Taecyeon minum bersama untuk merayakan keberhasilan mereka mengungkap kasus pembunuhan. Langkah mereka berhenti saatTaecyeon menunjuk seorang yeoja yang dia kenal.

 “ itu, bukannya anak detektif Nickhun? Ada apa dia disini?” ujarTaecyeon

Chansun mendengar itu langsung mengalihkan pandangannya pada yeoja yang di maksud salah satu anak buahnya.

 “ mungkin, dia mau mendaftar jadi Polwan lagi untuk tahun ini” jawab Junsu

 “ benar, aku dengar dia sudah 2 kali gagal dalam tes masuk Polwan”

 “ iya hmmm… yang aku salut darinya dia tidak mau menggunakan orang dalam untuk masuk. dia ingin lolos dengan usahanya sendiri. dia juga tidak maumenggunakan nama Ayahnya padahal orang itu sangat di segani di duniakepolisian”

Jia berjalan menuju ke tempatMin. Mereka melihat itu langsung menghampiri memberi salam pada ahjumma itu.

 “ anyeong Haseyo Ahjumma Jia, masih ingat denganku?”

 “ aigooo!” tepuk Jia pelan “Taecyeon, wah kamu sudah jadi polisi sekarang, apa kabar dengan nenekmu?”

 “ baik saja Ahjumma, oh iya kenalkan ini atasanku Ahjumma. Inspektur Chansung dan ini Junsu”

Mereka satu persatu menyalami Jia. Chansung terus memandang ke arah Min kerena memang yeoja ini mirip sekali dengan Ayahnya terlihat dari sorot matanya. yeoja itu merasakan sekali orang yang bernama Chansung ini memandang kearahnya tapi dia berusaha biasa saja dan pura-pura tidak peduli. Selama Taecyeon terus berbicara panjang lebar bersama Jia. Selama itu Changsung tidak melepaskan pandangannya dari Min. yeoja itusesekali melihat dengan mata sinis barulah namja itu tidak memandang ke arahnya langsung beralih pada Ibunya.

                Acara wisuda digelar, Min bersama dengan anggota paduan suaranya yang lain bersiap-siap untuk perform mereka. Suzy hari ini berpenampilan berbeda dari biasanya. dia berlajan menghampiri Min untuk menyemangati. Dia melihat ada sesuatu yang terjatuh dari tas Suzy. Saat dia mau mengambilnya sahabatnya itu mengambilnya dan pergi. Min mengambil minum dan makan kue yang disediakan darikejauhan, dia melihat ada Fei disana. dia tersenyum dari kejauhan sambil memandang kearah Junho yang sedang bersama dengan Suzy. dia menghembuskannafasnya berulang-ulang sambil menahan emosinya. Tidak lama Junho pergimeninggalkan Suzy dan dia melihat Fei sudah menghilang dari pandangannya.

Chansung datang menghadiriupacara wisuda sepupunya. Dia sepertinya tidak tahu dimana tempatnya. Diatersasar dan tidak sengaja melihat ada dua orang sedang melakukan hal yangtidak wajar. Dia menutup matanya dan berbalik sepertinya dia salah tempat.Akhirnya dia menemukan tempatnya segera masuk dan duduk di kursi tamu yang sudah disediakan. Dia tersenyum kecil melihat Min ada diantara salah satupaduan suara.

Acara digelar, awalnya berjalandengan lancar. Satu persatu wisudawan dan wisudawati kedepan untuk menerima ijazah mereka. Min memandang sekitarnya. Dia melihat ada seseorang yangmisterius diatas. Dia memakai baju serba hitam dan memakai kaca mata hitam.Orang itu sepertinya petugas pengawas acara pikirnya dan dia mengalihkan kepandangan tarian yang di persembahkan.

Tiba-tiba suasana berubah saatseorang berteriak, semuanya berhenti. Orang itu berteriak histeris. Min keluardari kelompok paduan suaranya dan berlari kearah teriakan. Dia terkejut saatmelihat Fei sudah terbujur kaku. Dia memeriksa deyut nadi yeoja itu danternyata dia sudah meninggal. Tidak lama semua orang menjadi gaduh kerena mendengar ada pembunuhan yang terjadi. Chansung mengambil antisipasi maju kedepan mengambil microphone dan menyuruh tidak ada satupun orang yang ada diruangan ini yang boleh keluar. semua pintu keluar di tutup namun beberapa orangberusaha untuk keluar karena ketakutan. Changsung berusaha menenangkan dan menelpon anak buahmya dan ambulance untuk segera datang secepatnya. Dia melihatkeatas seperti ada orang yang sangat dia kenal. Orang itu melambaikan tangankearahnya dan pergi dari tempat itu. namja itu berlari mengejarnya tapi percuma semuanya terlambat. Dia mengingat kejadian 3 tahun lalu orang itu adalah orangyang mencoba untuk membunuhnya waktu itu tapi kenapa dia bisa berada disini.Dia melihat kearah Min jangan-jangan orang itu akan menyakiti yeoja ini. diaharus melindungi yeoja ini mulai sekarang karena akan ada bahaya yang akanmendatanginya.

Tidak lama Polisi datang bersamadengan petugas medis. Mereka langsung mengamankan tempat. Min menjauh daritempat itu. Chansung tidak lama datang melihat situasi. Laporan datang ternyatamayat ini meninggal karena keracunan makanan. Namja itu menyuruh mengamankan makanan yang dimakan oleh korban. Min memandang kondisi mayat. Dia merasakan menepelpada tangannya, dia teringat tadi memegang tangan Fei saat memeriksa deyutnadinya semenjak itu tanganya sedikit ada menempel. Dia mencoba menciumnya seperti bau kedelai serbuk tapi dia masih ragu. Sebaiknya dia meminta pemeriksaan pada Changsung. Dia mendekati namja itu.

 “ Hei, Ahjusshi!” panggil Min pada Changsung

 “ Ahjusshi, hmm berapa umurmu?”

 “ aku 20 tahun!”

 “ aku 26 tahun jadi kau panggil aku Oppa Changsung. Oppa Changsung, oke”

 “ ne, ne Oppa Changsung. Bisa kamu periksa tanganku ini”

 “ ada apa? Sepertinya ada serbuk putih yang nenempel. Tadi aku tidaksengaja memegang tangan Fei saat memeriksa deyut nadinya”

 “ oke baiklah, Junsu. tolong kamu periksa”

 “ siap, Inspektur!”

Mereka langsung memeriksakantangan Min dengan cepat. Memang itu sepertinya membantu sekali. selesaipemeriksaan yeoja itu memutar sekitar. Dia menedengar selentingan dariorang-orang yang membicarakan Fei. Dia mendekati orang-orang itu menanyakansesuatu hal. Apa Fei punya alregi fatal dan dengan mudah dia mendapatkan infoitu Fei ternyata punya alregi dengan kacang kedelai dan pas sekali bau yang diacium dari tangannya seperti dugaannya. Dia mengorek apa saja yang merekaketahui tentang yeoja itu sedalamnya tanpa membuat mereka curiga. Setelah pasdia pergi dan mencoba mengaitkan semuanya.

Changsung memeriksa keadaan korban pada lengan tangannya terlihat ada bintik-bintik dan sama pada lehernyajuga terdapat hal yang sama. Dia memperhatikan orang ini sepertinya pernah dialihat. Dia berfikir dimana dia bertemu dan dia mengingatnya. Sekarang hanyamemanggil namja yang waktu itu bersamanya waktu itu.

Min memeriksa tempat yang lain,dia pergi kedapur makanan. Dia melakukannya dengan teliti. Dia seperti melihatada kertas perkamen saat dia mau mengambilnya. Dia terkejut Suzy datangmenghampirinya.

 “ kamu sedang apa disini, Min?”

 “ tidak apa-apa, aku hanya mau minum saja tapi tidak ada menemukanminuman disini” ujar Min bohong

 “ oh begitu, sebaiknya kita pulang sekarang!” Suzy menarik tangan Min

Yeoja itu tidak bergerak untuksementara waktu saat sahabatnya menariknya pergi dan tersadar lalu pergikembali.

Sudah berjalan 4 jam belum adaperkembangan apa-apa atas penyelidikan. Sebagian tamu yang selesai pemeriksaandi perbolehkan pulang dan juga beberapa saksi yang melihat Fei sebelumkejadian. Min tidak bisa pulang sekarang, dia mencari alasan pada Suzy. diameminta untuk ke toilet sebentar. dia berfikir untuk sementara waktu. Pada saat sebelum kejadian, apa yang dia ketahui.

 “ Fei, alergi pada kacang kedelai tapi kenapa ada saripati kedelai ditangannya. pasti ada sesuatu. oh ya, bukannya kalau alergi itu akanmeninggalkan bintik-bintik merah gatal pada penderitanya. Sebaiknya aku harusmelihatnya. aku rasa kalau mengetahui dengan siapa dia sebelumnya. Mungkin bisa mendapat pelakunya” Min mencuci tangannya dan keluar dari toilet.

Saat dia mau menghampiri Suzy,dia tidak melihat sahabatnya itu. dia menanyakan dengan orang sekitar ternyatasahabatnya berlari mengejar seorang namja yang dibawa polisi dan dia  yakin pasti itu Junho. Dia menemukan Junho dan Suzy bersama Changsung, Taecyeon dan Junsu.

 “ sudah, aku bilangkan aku tidak bersama dengan dia. aku hanya kenal saja dengannya” bantah Junho

 “ Pak Polisi, dia jujur kami tidak akrab dengan korban” bela Suzy

 “ kau, jangan Bohong lagi! mengakulah aku melihatmu bersamanya, hmmm…melakukan hal tidak sepantasnya di bicarakan” jelas Chansung

 “ apa kau mempunya saksi yang menyatakan aku bersama dengan Fei”

Min geram, dia mengetahui hal itudia menggenggam tangannya.

 “ aku saksinya! Aku melihatnya bersama dengan Fei dan yang dikatakanOppa Changsung benar. maaf, Suzy kalau ini menyakitkanmu aku tidak bisamenahannya. Orang ini,  bukan dia namja brengsek yang pernah aku kenal selama ini dia berselingkuh. Ah, sebenarnya initidak pantas dikatakan disini. Apalagi saat intrograsi. Aku tidak bisamenahannya”

 “ jangan percaya Suzy! dia bohong!”

 Suzy mempercayainya, dia mendekati Min dan mencoba menamparnya sahabatnya atas pengakuannya itu “ aku tidak percaya kamu tega berkata sepertiitu Min”

 Yeoja itu hanya terdiam dia menarik tangan Suzy menahan yeoja itu kearah Junho “ jadi, segitu kau mempercayaimu. Kau tidaktahu betapa aku selama ini menyimpan hal ini semua hanya karena tidak maukehilangan senyum sahabatku dan kau malah menampatku dengan semudah itu.sekarang terserah kau percaya padaku atau tidak” Min melepaskan tangan Suzydengan kasar. Dia mendekati Changsung “Oppa, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu. Apa bisa kita bicarakan empat mata”

 “ oookee, baiklah!”

Changsung membawa Min sedikit jauh agar pembicaraan mereka tidak terdengar.

 “ aku mau bertanya tentang kondisi korban, apa ada tanda-tanda sepertialergi yang kamu temukan? Seperti bintik-bintik merah gatal atau sebagainya?”

 “ ada, aku menemukan pada lengan dan lehernya. Memang ada apa? Kenapakamu bertanya seperti itu”

 “ bentul, sesuai dugaanku. Ada satu hal yang harus aku pastikan. Tadikamu bilang mereka melakukan ya seperti itu. bagaimana cara mereka? sepertiini?” Min memegang tangan Changsung dengan erat dan mencoba posisi menciumnamja itu

Changsung terkejut dengan halitu. jantungnya berdegub dengan kencang. wajah yeoja begitu dekat dengannya.Orang yang melihat itu melongo dengan apa yang mereka lakukan. Min merubahtangannya kearah leher Changsung dan tanga satunya menggengam lengan namja itu.sedikit lagi mereka akan ciuman. Namja itu menutup matanya.

 “ Hei, Oppa! kenapa kau gugup? apa seperti itu yang kau lihat? Jawab pertanyaanku?” tanya Min

 “ yaaaa… sepertinya begitu!”

 “ jadi, seperti itu!

Min melepaskan Changsung, namjaitu menarik nafasnya dalam. Dia mencoba menstabilkan dirinya. Berarti sepertiitu. dia mencoba mencium tanganya lagi. dia sedikit bingung disana.

  “ ya! Kau jangan buat seperti itu lagi Min kepadaku”

  “ ahhaha…. Min, jelaskan padaku semu…a” Chansung tiba-tiba terpintas dibenaknya kenapa dia tidak berfikir “ astaga kenapa aku baru berfikir. apa benardia meninggalkan karena alerginya?”

 “ benar, dia alergi kedelai. Kenapa Inspektur sepertimu baru menyadarinya. Otakmu ternyata sangat lambat Oppa, coba kau cium lenganmu sekarang!”

 “ aaaaissst kau ini!” Changsung melakukannya dan benar ada bau kedelai “dia sudah tahu jawabanya sekarang “ baiklah, aku sudah tahu jawabannya dan pelakunya”

 “ bo?! Terserah padamu…”

Min mengingat lagi kejadian sebelumnya dan apa yang terjadi lalu mengaitkan semuanya dan tidak waktu lamadia sudah tahu jawabannya. Dia mencoba meyakinkan dirinya dan mengikuti Chansung dari belakang.

Semua orang memandang kearah Chansung dan Min. mereka yang melihat hal tadi merasa canggung dengan kedatangan mereka kembali.

 “ Inspektur pacaran dengan Min?” tanya Taecyeon

 “anio, itu hanya salah paham saja. kalian jangan berfikir yang aneh.Sudahlah, aku sudah mendapat semua jawaban atas pembunuhan ini dan pelakukanya.Aku akan menyeret orangnya ke penjara. Aku akan jelaskan semuanya. Pelakunya menggunakan dengan jenis zat yang mengandung kacang kedelai dengan kadar yangtinggi. Orang ini mengetahui persis sekali bahwa korban memiliki alergi beratdengan kacang kedelai. Hai, Junho sudahlah mengakulah, kau pelakunya karenasudah mendapatkan buktinya terlihat dari leher dan lengan yeoja itu. mungkinkalau melakukan hal itu pada korban sidik jari itu terbukti kau adalahpelakunya karena kalian melakukan hal yang sama dengan yang aku lakukan percobaan dengan Min tadi bukan? Kau yang telah membunuh Fei. Sekarang kaujelaskan ini semua di kantor polisi. Taecyeon tangkap dia”

Junho hanya diam tidak bisaberkutik. Taecyeon segera memborgol Junho. Min menahan orang itu pergi membawanamja itu karena ada sesuatu yang dia akan katakan.

 “ aku kira kau pintar Inspektur, Dia hanya menjadi tersangka secaratidak langsung. Dia tidak punya motive untuk membunuh korban. Baiklah akujelaskan. Disini memang mereka membunuh dengan menggunakan kelemahan korbanadalah kacang kedelai. Didunia ini banyak sekali bahan-bahan makanan yang menggunakannya yang Kau jelaskan tadi. Korban sama sekali tidak bisa tersentuhsedikitpun dengan kacang kedelai dan terbukti Junho yang sengaja pada lengantangannya terkena bahan yang mengandung hal itu dan dia melakukan sepertipercobaan yang kami lakukan tadi. Makanya pada lengan korban dan lehernyater dapat bintik merah gatal dan korban merasakan hal itu tapi diamembiarkannya. Tapi, saat dia makan dia menjilati bibirnya dan dia tidak tahubahwa dimulutnya terdapat sisa serbuk yang mengandung kacang kedelai hingggadia mengalami keracunan akibat itu. orang yang telah melakukan hal itu danpelaku sebenarnya adalah Kau… Suzy!!” Min menunjuk kearah sahabatnya

 “ apa?! Aku! Apa buktinya?”

 “Kau lupa sebelum acara dimulai aku melihat ada yang jatuh dari tasmusaat aku mau mengambilnya kau langsung mengambilnya. Aku ingat betul kertasperkamennya. Lalu kau mengolesi zat itu di lipstikmu berarti tanganmu sudahterdapat serbuk itu tapi dari jauh terlihat seperti kilat.  Lalu kau kedapur bersama dengan Junhoberciuman saat itu kau membuang kertas perkamen yang berisi serbuk itu didapur.Saat itu aku mau melihatnya kau datang, kau sadar dengan apa yang akan akulakukan dan mencegahnya. Saat aku kembali memang kertas perkamen itu sudahtidak ada dan waktu itu aku ke toilet, kau gunakan untuk membungkus zat itu kaubuang. Aku lanjutkan Sesudah berciuman itu kau mengelapnya bibirmua dengankedua telapak tanganmu karena saat kau kembali dengan Junho aku melihat warnanyapudar tidak terlihat kilat seperti tadi. Tidak lama kalian berdua keluar danberpegangan tangan secara tidak langsung terkena sisanya karena lipstick. Kautahu Junho mengarahkan matanya ke Fei dan pura-pura tidak mengetahuinya selamaini. kau tahu mereka akan bertemu dan melakukan hal itu dan terjadilah apa yangaku katakan sebelumnya. Apa semua itu cukup melakukan bukti dan tanganku inimasih terdapat buktinya saat kau menarik tanganku bau yang sama saat akumemegang tangan Fei” ujar Min panjang

 “ benar, benar semua yang kau bilang benar. aku sudah mengetahuisemuanya. Yeoja jalang itu merebut Oppa Junho dariku. Dia memang pantas mati.Dia harusnya mati!”

Tiba-tiba mata Suzy berubahmenjadi putih. Dia mengeluarkan pisau mengarahkan ke Min. Changsung segera menarik yeoja itu hingga terkena sayatan sedikit. Min menahan Suzy menusuknya. Dia tahuini bukan sahabatnya kekuatannya berbeda sekali. dia sudah tidak tahan danmembanting sahabatnya itu dan memukul bagian bahunya hingga dia pingsan. Minterduduk menghela nafas semua telah selesai. Dia melihat keatas dan disana adaorang misterius yang dia lihat tadi. Dia berdiri mengejar tapi semua sia-sia.Sebenarnya siapa orang itu pikirnya.

Tidak lama Suzydan Junho di bawa ke kantor polisi dan kasus dapat diselesaikan. Changsungberterima kasih pada Min telah membantunya dalam kasus pembunuhan kali ini.berita ini terdengar sampai ketelinga Pamannya Wooyoung dan Jia Ibunya. Awalnyasedikit cemas mendengarnya karena ternyata yeoja itu mewarisi insting AyahnyaNickhun. Memang bakat yang terlihat sekali sebagai anak dari detectiveterkenal.

Min tidak pernah puas dari hal itu ada sesuatu yang terkenang dari pikirannya. Orang asing yangmisterius yang dia lihat waktu itu. kenapa dia selalu ada disaat terpenting kejadian perkara. Dia menggambar sketsa wajah orang itu. Dia pergi ke kantor polisiuntuk menemui Suzy menanyakan hal ini.

 “ Suzy ceritakan padaku semuanya. Kenapa kamu bisa berbuat seperti ini?”

 “ aku sebenarnya sudah tahu lama tentang hal itu tapi aku hanya diam danberusaha mempertahankan hubunganku. aku ingin sekali bertunangan dengan OppaJunho. Makanya aku berfikir untuk melenyapkan yeoja jalang itu. saat itu datangseorang misterius. Dia mengetahui semua masalahku dan memberikan aku solusimasalahku. Dia juga memberikan trik pembunuhan kepadaku. Awalnya aku bingungmelakukannya atau tidak tapi aku juga tidak tahu kenapa bisa melakukannyadengan mudah”

 “ Hmm… apa orang yang kamu temui itu, ini?” Min mengeluarkan sketsawajah yang dia dapat

 “ ya benar, tapi dia tidak memakai kaca mata”

 “ baiklah! Kamu harus baik-baik disini. Aku akan sesekali datangmenjengukmu. Aku akan selalu ada disaat kamu butuhkan sahabat!” Min memelukSuzy

Changsung mengetahui kedatanganMin dan datang pergi ke ruang jenguk menemui yeoja itu karena ada sesuatu yangharus dia beritahu.

 “ bisa kita bicara sebentar?” Ujar Changsung

 “ tentu saja, aku juga ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu Oppa”

 “ ikut aku!”

Namja itu memberikan orange juspada Min. mereka berbicang seputar kejadian pembunuhan waktu itu.

 “ sebenarnya darimana kau belajar tentang hal berbau dunia detective,Min?”

 “ sudah lama sekali, aku suka membaca awalnya dan mengungkap kasussederhana disekitar sekolah. Biasanya barang yang hilang dan aku bisa menemukannya. Jujur saja kasus pembunuhan ini pertama bagiku awalnya aku ragutapi aku bisa menyakininya”

 “ baguss… aku yakin tahun ini kau akan jebol masuk Polwan. Amin!!”

 “ amin!! Chakamma kalung itu!”

 “ yang mana? ini maksudmu?”

 “ itu mirip sekali dengan milik Ayahku. Coba berikan padaku!”

 “ tidak mau!”

 “ berikan padaku, aku hanya ingin melihatnya”

Min berusaha merebut kalung itudari Changsun tapi dia tidak bisa karena namja itu terlalu tinggi tapi diatidak menyerah melakukannya. Dia terus berusaha merebutnya. Changsung terusberjalan mundur dia tersandung dan jatuh dia menarik Min dan yeoja itu jatuhdiatasnya dan tanpa sengaja mereka berciuman. Kalung yang dipegang namja ituterlepas dari pegangannya.

 FlashBack Teringat kejadian 3 tahun yang lalu,

 “ kumohon, bawa kalung ini dan juga kau harus  melindungi anakku Min, ku mohon karena akanada bahaya mendekati dia” ujar Nickhun disaat kematiannya

 “ ahjusshi, ahjusshi bangun. Tolong!!!” Chansung berusaha membangunkanNickhun tetapi terlambat orang itu tidak bisa diselamatkan. END

  “ aku akan melindungi Min,menepati janjiku dan juga maafkan aku karena telah menyukainya” ucap Changsungdalam hatinya

Min melepaskan ciumannya danmereaka saling memandang satu sama lain. Dia langsung mengambil kalung itu dan pergi sambil mengelap bibirnya. Dia tidak percaya dengan apa yang terjadi. Diatidak akan tahu bagaimana cara menghadapi orang ini kelak.

To be Continued

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s