Love…. (ff request)

Author : PHR

Tittle : Love….

Genre : Romance, Life

Cast : Jessica (SNSD), Yesung (SJ)

Ini ff yang di request oleh Park Hyun Mun. semoga readers suka ya J khususnya Park Hyun Mun.

Happy Reading readers!!

***********************************************************************************

Hari ini, adalah hari dimana semua Murid Seoul High School mengikuti lomba yang diadakan oleh kepala sekolah Seoul High School.

“Jessica, fighting ya!” ucap Taeyeon menyemangati

 “Nee, gomawo Taeng” Jessica menyunggingkan senyumnya

“Oh ya! Tunggu sebentar!” Taeyeon beranjak meninggalkan Jessica

“Ya~! Kim Taeyeon!!” panggil Jessica

“Sebentar” sahut Taeyeon

Tidak lama kemudian Taeyeon datang dengan membawa sebuah kertas.

“ini!” Taeyeon mengasih kertas yang ia bawa ke Jessica

“What is this?” Tanya Jessica dengan bahasa inggris

“ini itu daftar peserta yang mengikuti lomba lari cepat ini. Dan kau harus tahu.” jawab Taeyeon

“MWO??? Di di tingkat yeoja saja 30???? Apa ini benar??” kaget Jessica

“Nee, jadi kau harus berjuang jika kau ingin mendapat gelar juara. Dan ngghhhh…. Lihat ini. Lee SunKyu / Sunny. Dia itu Yeoja yang selalu memenangkan perlombaan olahraga. Bahkan lomba lari cepat saja 4 kali berturut – turut menang. Jadi kau harus berjuang mati – matian Sica.” Jelas Taeyeon panjang lebar

“Jinjayo? Baiklah aku akan berjuang.” Sica tersenyum

“Yasudah sana, cepat kau ke sana. Sebentar lagi perlombaan ini akan di mulai.” Suruh Taeyeon

“Nee, Taeng” Sica mencubit pipi Taeyeon dan lari menuju garis Start.

++

“Sica-a~!” panggil Taeyeon

“nee.” Jawab Sica lemas

“kau hebat! Walaupun tidak juara satu. Juara tigapun tidak jelek J” ucap Taeyeon

“Oh ya, saat pesta ulang tahun sekolah, aka nada lomba couple. Apa kau mau ikut denganku??” Tanya Taeyeon

“hm.. boleh”

++

Saat Pesta ulang tahun sekolah..

“Pertandingan pertama adalah lomba kekompakan, yaitu kalian harus berjalan dengan pasangan kalian dengan bakiak sampai ujung sana dan kembali kesini.” Jelas pak kepala sekolah

“nee” ucap semua peserta

“Arrasso!” ucap kepala sekolah

“nee, arra!” ucap semua peserta termaksud Jessica dan Taeyeon

“ayo! Hana deul seut!” pak kepala membalik jam pasir yang di pegangnya

“ayo,sica kita harus bisa!” ucap Taeyeon, Jessica mengangguk

++

5 tahun kemudian…

”Jessica”ucap seorang namja kepada yeoja yang sedang menunggu bus di halte. Yeoja yang tadi di panggil Jessica menoleh ketika namanya disebutkan.

”Yesung”serunya sedikit tidak percaya.

”lama tidak bertemu”ujar Yesung mengawali pembicaraan diantara mereka sambil duduk disamping Jessica.

”iya, sudah sekitar 3 tahunan semenjak kita lulus dari Seoul High School”ucap Jessica menanggapi.

”kau kuliah dimana?”tanya mereka bersamaan.

”hahaha”tawa mereka kompak.

”kau duluan saja yang jawab”ucap Yesung

”Ladies first?”ledek Jessica.

Yesung tertawa mendengar ucapan Jessica”yes, ladies first”sahut Yesung.

”aku tidak kuliah, aku bekerja di toko roti di dekat Hanyang”jelas Jessica.

Yesung hanya menganggukkan kepalanya”Kara Bakery?”tanyanya memastikan.

”yeah”jawab Jessica seraya menganggukan kepalanya.

”kau sendiri? Ah pasti kau kuliah, kau kan anak orang kaya”ucap Jessica sambil tersenyum.

”ya begitulah, aku kuliah di Hanyang University”jelas Yesung.

Jessica hanya menganggukan kepalanya sekilas lalu melihat kearah jam tangan putihnya yang sudah menunjukkan pukul 08.47 KST, itu tandanya 13 menit lagi ia masuk kerja, tapi bus yang dari tadi ia tunggu belum kunjung datang.

”tidak biasanya”gumam Jessica sedikit resah.

Yesung  terus memperhatikan gerak-gerik Jessica”waeyo? Sepertinya kau gelisah sekali?”tanya Yesung penasaran.

”sebentar lagi aku masuk kerja, tapi bus yang biasa aku naiki belum datang”jawab Jessica lesu.

”mau kuantar?”tawar yesung

Jessica menautkan alisnya”bukankah kau disini untuk menunggu bus? Lalu kau mau mengantarku menggunakan apa?”tanya Jessica bingung.

Yesung terkikik mendengar penuturan Jessica”aku tidak sedang menunggu bus, tadi aku melihatmu sedang menunggu bus jadi aku hampiri saja. Ingin berbincang dengan teman lama”jelas Yesung panjang lebar.

”oh begitu”seru Jessica sedikit malu.

”bagaimana? Kau mau?”ulang Yesung

Jessica berpikir sejenak”tidak merepotkan kok”ucap Yesung yang tahu Jessica merasa tidak enak.

”benarkah? Memangnya kau tidak ke kampus?”tanya Jessica memastikan.

”aku ada kelas jam 10.00.KST”jawab Yesung

”jadi bagaimana?”tanya Yesung untuk yang ketiga kalinya.

Jessica tersenyum”baiklah kalau kau memaksa”ucap Jessica sambil terkekeh.

Selama di perjalanan menuju Kara Bakery tempat Jessica bekerja mereka terus bercerita tentang kehidupan mereka setelah lulus dari Seoul High School.

”gomawo sudah mau mengantarkanku”ucap Jessica sambil sedikit membungkukkan badanya.

”ya! Tidak usah seformal itu denganku, kita kan teman”ucap Yesung  tidak enak.

Jessica tersenyum mendengar Yesung sang orang kaya mau berteman dengannya yang orang miskin”ayo mampir dulu, akan aku beri roti gratis”tawar Jessica berusaha membalas jasa Yesung.

”memangnya boleh memberikan roti gratis?”tanya Yesung polos dengan wajah yang berseri seperti anak kecil yang akan dibelikan ice cream.

Jessica terkekeh pelan mendengar ucapan polos Yesung”tentu saja tidak”ucap Jessica sambil tertawa.

”potong gajiku”tambah Jessica.

Seketika wajah Yesung  langsung berubah”tidak, aku tidak mau membuatmu di potong gaji”ucap Yesung

Jessica kembali terkekeh dan itu membuat Yesung bingung.

”waeyo?”

”kau tenang saja, gajiku tidak akan dipotong, bos ditempatku bekerja itu baik, tadi aku hanya bercanda”jelas Jessica.

”lagipula masih ada 5 menit sebelum kami membuka toko”tambah Jessica sambil melihat jam putihnya.

”tidak, lain kali saja”ucap Yesung

”oh ayolah, ini sebagai ucapan terima kasih dariku”bujuk Jessica.

Yesung menggeleng sambil tersenyum”lain kali saja, aku ada urusan sebelum ke kampus, jadi lain kali saja”jelas Yesung

”baiklah”

”aku pergi dulu, annyeong Jessica”pamit Yesung

”annyeong”balas Jessica.

Baik Jessica maupun Yesung tidak menyangka akan bertemu seperti ini dan berbincang tentang banyak hal. Masalahnya saat mereka di Seoul High School mereka tidak pernah berbincang seakrab tadi, paling mereka hanya saling bertegur sapa saja tidak lebih dari itu.

++

”Sica kau akan menjenguk Yuri hari ini?”tanya Tiffany temannya yang juga bekerja di Kara Bakery.

Jessica menggukkan kepalanya sekilas lalu kembali melanjutkan pekerjaanya menyusun roti-roti ke tempatnya masing-masing sesuai dengan namanya.

”sepertinya aku tidak jadi menjenguk Yuri hari ini”ucap Tiffany dengan nada menyesal. Jessica menghampiri Tiffany yang tengah melap gelas dan piring di pantry.

”waeyo?”selidik Jessica.

”Siwon oppa mengajakku bertemu dengan keluarganya hari ini”ucap Tiffany.

”wah bagus itu, kau kan bisa menjenguk Yuri besok atau lusa kalau ia memang masih sakit”ucap Jessica.

”tapi aku ingin menjenguk Yuri bersamamu”ucap Tiffany.

”tenang saja aku akan menemanimu kalau kau ingin menjenguk Yuri”

”jongmal?”tanya Tiffany memastikan.

Jessica menganggukan kepalanya seraya membantu Tiffany melap gelas dan piring sebelum mereka menutup toko.

”kau baik sekali Sica”ucap Tiffany sambil menunjukan eyes smilenya.

”tentu saja, aku kan Jessica Jung yeoja yang baik hati dan juga cantik”ucap Jessica membanggakan diri sendiri.

”menyesal aku memujimu”cibir Tiffany bercanda.

”hahaha..sudah cepat melapnya kau kan akan bertemu dengan keluarga Siwon oppa, jadi kau harus berdandan dan tampil cantik”seru Jessica.

”ne”

++

Jessica berjalan kearah apartemen Yuri bersama Taeyeon setelah turun dari halte bus dekat apartemen Yuri. Apartemen Yuri memang letaknya agak jauh dari jalan yang dilewati oleh bus, tapi jika naik taxi bisa langsung sampai di depan apartemen Yuri. Berhubung Jessica sedang berhemat untuk biaya Krystal-adiknya kuliah tahun depan, jadi ia harus berhemat.

”ting tong”

Jessica memencet bel apartemen Yuri tapi tidak ada tanda-tanda Yuri akan membukkan pintu.

”ting tong”

“Apa Yuri ada?” Tanya Taeyeon,Jessica mengangkat bahunya

Lagi-lagi Jessica memencet bel apartemen Yuri dan lagi-lagi Yuri tidak membukkan pintunya.

Drttt drtt

ponsel Jessica bergetar, ada sms masuk dari Yuri.

From : Yuri

Sica apa itu kau yang datang bertamu?

Dengan cepat Jessica membalas pesan dari Yuri.

To : Yuri

ne, cepat buka pintunya. Aku datang bersama Taeng.

pesan dikirim

tak berapa lama ponsel Jessica kembali bergetar dan satu pesan dari Yuri.

From : Yuri

aku tidak kuat untuk membuka pintu kepalaku sakit sekali, 99078 itu kode apartemenku.

Setelah membaca pesan dari Yuri, Jessica bersama Taeyeon langsung menekan sederet angka yang telah Yuri beritahu bahwa itu adalah kode apartemennya.

”ceklek”

Pintu terbuka setelah Jessica memasukan kode apartemen Yuri, langsung saja Jessica dan Taeyeon masuk kedalam ruangan yang Jessica tahu adalah kamar Yuri.

Jessica dan Taeyeon  langsung menghampiri Yuri dan menaruh tangannya di kening Yuri begitu ia sampai di kamar Yuri.

”kau panas sekali Yul, apa kau sudah minum obat?”tanya Jessica khawatir.

Yuri menggelengkan keplanya sebagai jawaban”aku tidak kuat bangun dari tempat tidur Sica”jelas Yuri.

”dimana kau biasa menaruh kotak obat?”tanya Jessica.

”diatas lemari pendingin yang ada di pantry”jawab Yuri.

Setelah tahu dimana tempat obat Jessica langsung bergegas mengambilnya.

”obat penurun panas”gumam Jessica sambil mencari obat tersebut.

”tidak ada”ucap Jessica setelah ia mengeceknya berkali-kali.

Jessica langsung kembali ke kamar Yuri”Yul, sepertinya obat penurun demam habis”ucap Jessica.

”oh iya aku lupa membelinya”seru Yuri sambil menepuk keningnya.

”baiklah biar aku saja yang beli. Oh ya apa kepalamu juga pusing?”

”ne”

“Taeyeon, jaga Yuri ya!” ucap Jessica,Taeyeon mengangguk

setelah mendengar jawaban Yuri, Jessica langsung pergi mencari apotek terdekat.

”ah apotek kan jauh dari sini”ucap Jessica lemas saat mengingat disini tidak ada apotek.

Jessica memutar otaknya”ah aku beli di super market saja, siapa tahu ada”ujar Jessica senang ketika menemukan solusi.

Jessica menelusuri jalan pertokoan menuju super market terdekat.

”emm.. Apakah disini menjual obat demam dan pusing?”tanya Jessica kepada penjaga kasir super market.

”mianhae, persedian obat di toko kami sedang habis”jawab penjaga kasir itu.

”ah begitu”seru Jessica lalu pergi dari super market itu dan mencari super market yang lain.

”aku harus cepat”gumam Jessica lalu berlari mencari super market yang lain.

”hosh hosh”deru napas Jessica yang memburu akibat berlari dengan jarak yang cukup jauh.

”a-apa a..ada obat demam dan pusing?”tanya Jessica kepada penjaga kasir super market yang kedua.

”sebentar saya lihat dulu”ucap penjaga kasir itu lalau menuju kearah rak yang menyediakan berbagai obat.

”hanya ada obat demam saja”ucap penjaga kasir itu sambil menunjukkan obat demam.

”oh iya tidak apa-apa, berapa?”

” 5000 Won”ucap sang penjaga kasir.

Jessica mengeluarkan uang 5000 Won lalu pergi dari super market kedua dan mencari ke super market yang lain.

Jessica berlari lagi mencari super market yang ketiga. Kini perutnya mulai terasa sakit akibat ia yang terus berlari.

”aku harus cepat sampai, kasihan Yuri”gumam Jessica dan terus berlari mengabaikan rasa sakitnya.

”ah itu ada super market lagi”gumam Jessica senang.

”hosh hosh..apakah ada obat pusing?”tanya Jessica langsung kepada penjaga kasir super market ketiga.

”tidak ada”jawab sang penjaga kasir.

Begitu mendengar jawaban dari penjaga kasir Jessica langsung pergi dari super market ketiga.

”loh itu bukannya Jessica”gumam Yesung yang melihat Jessica keluar dari super market. Yesung langsung menghampiri penjaga kasir.

”yeoja tadi beli apa?”selidik Yesung  ke penjaga kasir sambil menaruh satu kaleng minuman bersoda di kasir.

”oh yang pakai baju ungu tadi?”tanya penjaga kasir memastikan.

Yesung menganggukan kepalanya”dia tidak membeli apa-apa”ucap penjaga kasir.

Yesung menautkan sebelah alisnya”tidak membeli apa-apa?”ulang Yesung

” 2000 Won”ucap penjaga kasir.

Yesung mengeluarkan uang 5000 Won.

”iya dia hanya bertanya apakah ada obat pusing, saat kubilang tidak ada. Dia pergi”jelas penjaga kasir.

Yesung yang mendengar kata ‘obat’ dan ‘pusing’ langsung lari menyusul Jessica tentu dengan belanjaanya.

”tunggu kembaliannya”teriak penjaga kasir, tapi sayang Donghae sudah berlari kearah Jessica berlari.

Yesung  terus berlari menyusuri pertokoan di daerah Myeongdong, berharap menemukan Jessica. Tapi sayang hasilnya nihil.

”haisstt, kemana dia?”gumam Yesung bingung.

Drtt drtt

ponsel Yesung bergetar, panggilan masuk dari eommanya.

”ada apa eomma?”tanya Yesung langsung.

” … .”

”ah baiklah, aku akan pulang eomma”ucap Yesung kepada eommanya yang berada di sebrang telpon.

Akhirnya Yesung memutuskan berhenti mengejar Jessica dan kembali pulang karena eommanya menyuruhnya untuk pulang cepat. Tidak biasanya eommanya menyuruhnya pulang cepat.

Sementara Jessica terus mencari obat pusing di super market, setelah mendapatkan obat yang ia maksud ia langsung kembali ke apartemen Yuri untuk merawat Yuri.

++

”ayolah eomma, kenapa eomma lakukan ini? Aku sudah besar dan aku bisa memilih pasangan hidupku sendiri”ucap Yesung  berusaha meyakinkan eommanya bahwa ia bisa memilih calon istrinya sendiri tanpa harus eommanya menjodohkannya dengan anak teman eommanya.

”mana buktinya? Sampai sekarang kau masih belum punya pasangan”ujar Mrs. Kim bersikukuh dengan apa yang sudah menjadi pilinya, yaitu menjodohkan Yesung.

”eomma, aku saja belum lulus kuliah”rajuk Yesung

”kau kan bisa kalau bertunangan dulu dengannya Sung-ah”bujuk Mrs. Kim

”aku tidak suka padanya eomma”protes Yesung

”kenapa kau tidak suka padanya? Dia cantik dan baik”selidik Mrs. Kim

”eomma tidak lihat sikapnya tadi saat makan malam bersama? Dia sangat manja eomma, yang ada kalau aku dengannya aku hanya akan dijadikan baby siternya”ucap Yesung mengingatkan eommanya akan kejadian beberapa waktu yang lalu saat keluarga Park datang kerumahnya memenuhi undangan eomma Yesung untuk makan malam bersma. Sekarang Yesung  tahu kenapa eommanya menyuruhnya pulang lebih awal, untuk menjodohkannya dengan anak temannya. Sungguh menyebalkan. Pikir Yesung kesal.

Mrs. Kim berpikir sejenak, memang benar Sungmi sangat manja. Ia jadi khawatir setelah mendengar penuturan Yesung, jangan-jangan benar yang dikatakan Yesung, Yesung  hanya akan menjadi baby siternya. Mrs. Kim menggelengkan kepalanya membayangkan apa yang akan terjadi jika Yesung menjadi pasangan Sungmi.

”tidak tidak”gumam Mrs. Kim ngeri.

Yesung bingung melihat kelakuaan eommanya yang dari tadi geleng-geleng kepala.

”eomma gwechana?”tanya Yesung khawatir.

”ah ne”sahut Mrs. Kim  yang sudah tersadar dari dunia khayalnya.

”emm..begini saja, eomma beri kau waktu seminggu untuk membawa calonmu pada eomma, kalau tidak kau harus mau eomma jodohkan dengan teman anak eomma yang lain”ucap Mrs. Kim bernada final.

”tapi seminggu itu singkat eomma, mana mungkin aku membawa calon istriku dalam waktu seminggu”protes Yesung

”seminggu atau tidak sama sekali”ucap Mrs. Kim lalu pergi dari kamar Yesung.

”arghhh, aku bisa gila kalau begini terus”gumam Yesung frustasi.

Yesung mengacak-acak rambutnya yang tidak gatal”bagaimana mungkin aku mendapatkan pacar sekaligus calon istri dalam waktu seminggu?”tambahnya.

”argghhh, eomma~”teriak Yesung kencang. Yesung benar-benar tidak habis pikir kenapa eommanya begitu ingin ia menikah secepat ini.

Tidak lama kemudian, pikiran Yesung bertuju ke Jessica

“hmm… Jessica itu bisa di bilang sempurnya untuk seorang yeoja biasa sepertinya.. dia cantik,manis,baik,dan mandiri tidak seperti Sungmi yang manjanya bikin namja yang dekat dengannya langsung malas.” pikir Yesung

“Baiklah, aku akan mendapatkan hati Jessica!!” ucap Yesung yakin.

++

Keesokan harinya..

Yesung melajukan mobilnya menuju toko roti tempat Jessica berkerja.

Yesung pov

Hari ini, aku tidak ada jam kuliah, jadi aku putuskan untuk menemui Jessica di toko roti tempat ia berkerja.

“Annyeong ^^” ucapku seraya masuk ke dalam toko

“Nee, selamat datang” Ucap seseorang yeoja, aku rasa itu teman kerja Jessica

Saat aku melanjutkan kakiku untuk berjalan, Jessica keluar dari sebuah ruangan membawa nampan – nampan yang banyak.

“Yesung!” ucap Sica seraya menaruh nampan-nampan yang ia bawa

“Aku ingin menagih janjimu!” ucapku

“Janji?” ia bertanya, dan berpikir sejenak

“Oh ne! rotikan?” ucapnya, aku mengangguk

“Apa aku boleh bebas memilih??” tanyaku

“Nee, tapi hanya 3 roti saja ne! kalau mau lebih bayar dengan uangmu, arra!” ucapnya, memberikan nampan padaku

“Yee..Sica” ucapku, seraya berjalan menuju tempat roti – roti itu

Aku memilih, sebuah roti yang berukuran sedang, dengan keju di atasnya. Aku lihat namanya adalah “Chees Krim”

Lalu, aku berjalan menuju roti yang menarik perhatianku.

“Itu roti rasa baru di toko kami” ucap yeoja yang tadi mengucapkan selamat datang kepadaku

“Fany,Fany Tiffany  kau layani Yesung dulu ya! Aku harus ke dapur, mengambil roti yang lainnya” ucap Sica kepada temannya. Ternyata nama temannya itu Tiffany.

“nee” ucap Tiffany

Aku melihat nama roti yang tadi di bilang Tiffany itu roti rasa baru di toko ini. ‘Banana ChocChees’

Lalu, memilih lagi sebuah roti yang cukup unik menurutku. Berbentuk bintang, dengan Coklat parut dan Krim Mocca  di atasnya. Namanya ‘Chocolate Mocca Krim’

Saat aku mengambil roti itu, Sica kembali dengan sebuah nampan besar yang di isi oleh bermacam – macam roti.

“Kau sudah memilih?” tanyanya, aku mengangguk

“sini nampanmu, biar aku taru rotimu di kotak” ucapnya seraya menaruh nampan yang tadi di bawanya, dan mengambil nampanku. Lalu, ia manaruhnya di kotak.

“Sica, hari minggu kau ada acara tidak??” tanyaku, dia mendongakkan kepalanya dan berpikir sejenak

“Ani, lagi pula toko ini tutup karena Bosku akan mengadakan pesta ulang tahun anaknya. Wae?” ucapnya

“aku ingin mengajakmu jalan – jalan” ucapku

“Baiklah, kemana?” tanyanya

“Hmm…mungkin tempat hiburan, atau yang lainnya” jawabku

“Baiklah, Jam berapa??” tanyanya

“Jam 10 pagi aku tunggu kau di depan Super Market yang ada di pinggir kota” ucapku

“pinggir kota??” ia bertanya balik

“tempat di mana kau dan aku pertama bertemu,” ucapku

“ohh… nee” ucapnya mengerti

++

Malam Harinya…

Jesssica pov

 

Aku membaringkan tubuhku di tempat tidur aku mengingat ajakan prig dari Yesung.

Hmm…mungkin tempat hiburan, atau yang lainnya”

Deg deg

Aigoo,kenapa jantungku berpacu secepat ini?? Apa mungkin… Aku Aku Aku aku menyukai Yesung???

++

Hari minggu…

Author pov

Jessica menunggu di depan Super Market tempat ia dan Yesung janjian.

5 menit…

10 menit …

15 menit…

Sebuah mobil Audi hitam berhenti di depan Jessica, lalu kaca mobil itu terbuka dan terlihat wajah yesung yang memakai kacamata hitam.

“Sica,mian aku telat “ ucap Yesung

“Nee, Gwaenchana J” ucap Jessica tersenyum

“Kajja! Kau naik” ucap Yesung

Jessicapun masuk kedalam mobil yesung dan duduk manis.

++

Semua permainansudah mereka taiki. Mataharipun mulai turun, hari menjelang malam.

“Yesung-ah.. ayo kita pulang, aku sudah lelah” ucap Sica

“Nee, kita akan pulang. Setelah mengunjungi suatu tempat.” Ucap Yesung

“tempat?? Apa?” Tanya Sica

“Secret,”ucap Yesung, sica manyun

“Jebal..” Sica coba merayu, tapi, yesung menggelengkan kepalanya “Ani – Ani”

++

Mereka sudah sampai di tempat yang di bilang yesung.

“Tempat apa ini?” Tanya Sica

“Hmm…. Ah tidak usah banyak nanya, kajja!”Yesung menarik tangan Sica

Tidak lama kemudian, Jessica dan Yesung sampai di depan bukir kecil.

“Ini apa?” Tanya Sica

“Hmmm…”

“IT’S SHOW TIME!!!” Teriak Yesung, dan keluarlah kembang api yang indah

“Wah… indah sekali…” ucap Sica terpukau

“Nee, itu imdah, seperti dirimu….” Ucap Yesung

“maksudmu?” Tanya Sica

“Aku menyukaimu, maukah kau menjadi yeojachinguku?” tanyaku

“ngghhh…” sica terlihat sedang memikirkan jawabanya, dan sedetik kemudian, dia menganggukan kepalanya.

“Jinja???” tanyaku

“Nee.” Jawabnya

++

Author pov

4 bulan kemudian..

Jessica danYesungpun,melaksanakan pernikahan dengan senyum yang mengembang di keduanya. Pesta pernikahan itupun dilaksanakan dengan sangat sederhana, namun elegant.

~END~

 

One thought on “Love…. (ff request)

  1. nemu jga ff yessica.. Ehmm, knpa ada nama haeppa jga ya,,hee
    trus flashback d atas nyambungnya kmana? Yeppa blg cntanya jga kcpetan akan lebih bgus kalo menggambrkan pdktan yeppa ke sicca nya dulu..tp overall ini bgus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s