Almigthy Helper (Part 1)

Author : PHR

Tittle: Almighty Helper

Genre : Romance, Comedy

Cast:

-Lee Taemin = No. 10

-Choi Jinri = Sulli

-Choi Siwon = kakak no. 1 (tertua)

-Jo Youngmin (kakak no. 2)

-Jo Kwangmin (kembaran youngmin, kakak no.3)

Choi Minho (Kakak no.4)

Kali ini author mau buat fanfiction yang castnya Shinee and F(x). Ff ini terinspirasi dari sebuah komik jepang yang berjudul Almighty Helper, karangan Mizuto Aqua. Cuman dalam ff ini ada yang aku rubah sedikit.

Di cerita ini, Sulli berperan sebagai Ten (Cast yang ada di komik) dia itu anak bungsu dari 5 bersaudara dan satu – satunya anak perempuan di keluarganya. Dia mempunyai 4 kakak laki, 2 di antaranya adalah kembar yaitu Youngmin dan Kwangmin. Kakaknya yang paling tua adalah Siwon. Lalu, kakak yang paling dekat dengan dia/ kakak termudanya adalah Minho. Tapi, saat malam natal dia di tinggal oleh ke -4 kakak – kakaknya. Walaupun pada pukul 00:00 Minho pulang. Karena dia sendirian, Siwon mengirimi seorang utusan Almighty untuk menemaninya sampai pukul 00:00 yang tak lain adalah Lee Taemin. Tapi, Taemin memperkenalkan dirinya sebagai No. 10. Ya! Karena dalam tugas ia tak boleh membertahu namanya.

Bagaimanakah dengan Sulli??? Apakah dia senang karena di temani oleh Taemin??? Atau malah Sulli membeci Taemin???

Semoga readers suka ya,,

Happy Reading J

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Sulli pov

Dintinggal oleh 4 kakak laki – laki. Aku menghabiskan waktu malam Natal sendirian!

Tiba – tiba muncul di depanku… bukan Santa Klaus..

Tapi, seperti pangeran di cerita…. Cinderella….

++

“MWO??? Ditinggal??? Sama kakak empat – empatnya???” tanyaku tak percaya (di telpon)

“Sulli, maaf ya! Perkejaan kakak masih banyak sekali!!”(Siwon oppa)

“Minho bilang kalau latihannya sudah selesai, mau langsung pulang!”(Siwon oppa)

“kamu tunggu di rumah, ya!”(Siwon oppa)

“Minho oppa, kapan pulang??”

“sekitar jam 00 : 00!”(Siwon oppa)

“sekarang masih jam 19 : 00 tau!!”

“mana bisa menuggu!!”

Padahal… setiap tahun kami selalu menghabiskan malam Natal berlima.

Pesta Natal… lebih menyenangkan kalau pergi berlima..

Masa aku harus menunggu di sendirian di rumah..

“Pokoknya nggak mau!!!” Mendingan sendirian ke pesta

BRUKKKKK,,,

“wah! Maaf” ucapku

“Hey yeoja, neo sendirian?? Mau makan malam sama oppa – oppa??” Rayu(?) namja – namja itu

“aku nggak sendirian” ucapku (berbohong) dengan wajah polos

“mungkin kalian nggak lihat, tapi disin ada orang lagi..” ucapku (berbohong) serayan membentuk tanganku menunjukan seperti ada orang yang bersamaku

“huh… permisih ya..” aku berjalan pergi, tapi tanganku di tarik

“Huh, kamu pikir bisa bohong ya..?? hmm??”

“dasar keras kepala!!!!” ucapku

Tapi….

SETT!!

Aku ditarik seseorang namja

“permisi! Aku sudah janjian duluan dengan dia!(Sulli)” ucap namja itu

Aku bingung

“apa – apaan rambut pirang itu!!”

“ayo pergi!” namja – namja itupun pergi

Rambut pirang?? Mata biru??

“oh!”ucapku

Dia seorang pangeran,,,,

“anda nona Choi Sulli kan?” tanyanya

Nona Choi Sulli??

“saya diminta tuan Choi Siwon, utusan dari Almighty!” jelasnya

“saya No. 10” lanjutnya

“hah?? Oppa yang memintamu??” tanyaku

Almighty?? Utusan?? apa itu??

“saya akan melayani, anda sampai 00 : 00!” ucapnya sambil tersenyum manis

“hah melayani??” tanyaku bingung

Dia tak menjawab pertanyaanku

“baiklah ayo kita berangkat!” ajaknya dengan senyuman yang manis

“oh tapi, aku belum ngerti ada apa ini??” tanyaku bingung

“angka 10?” tanyaku, karna aku lupa namanya

“LUPA?” tanyanya balik tak percaya

“siapa maksud anda? Number 10 itu nomor saya”

“terserah anda mau panggil apa” lanjutnya

“kalau begitu Youl (10)” ucapku

“baiklah anda boleh memanggilku Youl” ucapnya

“melayani itu apa?” tanyaku karna aku masih bingung

“Saya dengar, anda sudah janjian ke pesta…. saya akan jadi pendapingi anda” ucapnya

“tapi, sebelum itu anda temani saya sebentar!” dia menarik tanganku dan memasuki sebuah toko gaun pesta

“wah… banyak sekali gaun yang cantik…” kagumku

“selamat datang No. 10”ucap penjaga toko

“gaun pesta sudah disiapkan dibagin dalam… selahkan pilih” ucap penjaga toko

“terima kasih Luna, nona Sulli kesini!” ia menarik tanganku

Disaat ia mencari baju aku melihat toko ini

“toko ini kelihatannya mahal”kagumku

“Nona Sulli kesini!” panggilnya

“nee”aku berjalan ketempatnya

“gaun yang ini” dia melempar gaun

“hah?”

“sepatu yang ini” dia melempar sepatu ke arahku, dan…

TUK

“aw” aku terkena sepatu

“mianhae nona”ucapnya

“dan kalung yang ini” ia melempar kotak yang berisi sebuah kalung

“jadi nona Sulli silahkan ganti baju!” suruhnya, dan mendorongku ke tempat untuk mengganti baju

“kalau sudah ganti baju, rambutnya Tata!, saya tunggu ya nona Sulli” ucapnya dan menutupintu

“saya bantu berpakaian ya!?” ucap penjaga toko

“hebat sekali Almighty 10 ya! Gaun ini pasti cocok sekali?!” ucap penjaga toko

Almghty….

“apakah Almghty itu seorang ‘HOST’ yang bertugas diluar, dan sedang populer belkangan ini??” tanyaku serius pada penjaga toko

“sedang populer memang benar!” jawab penjaga toko

“Almghty adalah sebuah perusahaan jasa pengiriman utusan yang bisa melakukan apa saja! Bukan ‘HOST’  tapi ‘ALMGHTY HELPER’!”jelas penjaga toko

“tanpa memandang umur, mereka dididik sebagai penolong yang hebat!”

“toko ini sering di kunjungi oleh mereka! Tapi, diantara mereka No. 10 yang punya indera paling kuat! Masih muda tapi, Hebat!” lanjut penjaga toko

“kamu beruntung sekali di layani oleh No.10!”

Almighty Helper….?? aku nggak tahu secara detail…. tapi, Youl terlihat seperti pangeran

Mungkin dia seorang penyihir!

++

“seperti yang saya duga nona Sulli cocok dengan warna Pink kemerah – merahan” pujinya

“hebat sekali Youl, kau seperti seorang penyihir!!” ucapku

“baiklah terakhir saya akan menyihir anda” ucapnya sambil memanggang perlatan make up

++

Author pov

Sulli dan Youl (Taemin) sudah sampai di tempat pesta.

“WA!” ucap salah satu orang di pesta

“WA!” ucap salah satu orang di pesta lagi

“aduh cantiknya” kagum salah satu orang di pesta itu

Semua orang yang datang dalam pesta memperhatika Sulli dan Taemin.

“karena kamu seperti pangeran, semua orang jadi ribut!” Sulli berbisik ke Taemin

“bukan! Ini karena nona Sulli seperti seorang Putri” puji Taemin

“ucapanmu membuatku menjadi malu!” muka Sulli sedikit memerah

“sama – sama kan?”ucapnya

“tempat ini di sebelah gereja ya?” tanyaku menghadap kaca transparan yang tepat mengahadap sebuah gereja besar

“ya! Selain untuk pesta, disini juga sering di gunakan untuk pesta pernikahan!” jelas Taemin

‘cantik sekali’ ucap Taemin dalam hati sambil melihat wajah Sulli

“aku suka sekali pesta di tempat ini” ucap Sulli

“yeoja memang suka hal – hal seperti itu ya!” ucap Taemin

“oh tapi, yang paling aku suka tempatini adalah……-”

“ICE CREAM nya enak sekali, khususnya yang besar itu!!!!” ucap Sulli sambil menunjuk sebuah Ice Cream yang di tata menjadi besar

“ayo kita makan!!!” ucap Sulli riang sambil membawa ice cream bermacam rasa

Disaat Sulli berjalan ia tiba – tiba berhenti.

“wae?” tanya Taemin

“hei, boleh tidak makan Ice Cream raksaksa itu”

“nggak, boleh ya?” Sulli manyun

Di saat Sulli bertanya tiba – tiba Taemin berjalan meninggalkan Sulli.

“Youl!” panggil Sulli

“saya permisi keluar sebentar” Taemin meninggalkan Sulli

Ada apa?? Wajahnya kelihatan pucat (dalam benak Sulli)

Sulli mengejar Taemin.

“Youl! Ada apa? Kamu nggak apa – apa?” tanya Sulli sedikit hawatir

Dan yang di dengar Sulli

“HA! HA! HA! HA!” Taemin tertawa

“Parah sekali wkwkw” lanjut Taemin sambil tertawa

“Hoi! Ayo!” panggil Sulli

“oh, nona Sulli, wae?” tanya Taemin

“tidak usah berpura – pura!”

“ketawa mu tadi LEPAS YA!” ucap Sulli kesal

“supaya citra saya tidak rusak waktu berkerja. Saya menahan diri.., maafkan saya, nona Sulli” ucap Taemin

“sejak kapan kamu menahan diri?” tanya Sulli dengan wajah yang mengintrograsi Taemin(?)

“dari awal!” jawab Taemin, dengan senyuman polos

Taemin mengingat kejadian saat ia mau bertemu Sulli.

“mungkin kalian nggak lihat, tapi disini ada orang lagi..”

“mengenai nama ‘Youl’ juga, saya hampir tidak kuat… tapi di bandinggkan dengan memakan Ice Cream besar….- “ ucapan Taemin terpotong

“sudah cukup!!” Sulli kesal

Aku ditertawakan?? Tapi…. (dalam benak Sulli)     

“nona Sulli, wae?” tanyanya

“panggil Sulli aja!” ucap Sulli

“terus, kamu boleh bersikap biasa saja di depan ku!”

“dan kau juga boleh tertawa!” lanjut Sulli

“baiklah saya mengerti!” Taemin tersenyum manis

++

“ayo! Makan yang manis – manis! Supaya kita bahagia!” ucap Sulli

“itu motto anda?” tanya Taemin, tapi tak dihiraukan Sulli

“nanti bisa gemuk lho!” ucap Taemin

“jangan takut, he he he”

“ aku sudah berolahraga banyak untuk menyambut hari ini!” ucap Sulli dengan wajah yang bergembira

Tapi,,,,,

“Hu! Hu! Hu! Hu!” tawa Taemin

“menguruskan badan dulu supaya bisa makan banyak?? Gawat!! Wkwkwk” tawa Taemin

“kamu gampang sekali tertawa ya!” ucap Sulli dengan wajah memerah

“ayo, makan kue dan Ice Creamnya!” ucap Sulli

“nee,” jawab Taemin menahan tawa

Di saat mereka berbincang, mereka tak sadar kalu mereka di perhatikan.

“pasangan yang serasi ya! Lihat itu Victoria!”

Seorang wanita dewasa yang bernama Victoria melihat ke arah Taemin dan Sulli.

“tinggal 3 gelas Ice Cream lagi!” ucap Sulli

“sudah tidak kuat” ucap Taemin

Victoria memandangi Taemin.

“anak, itu bisa tertawa lepas, saat berkerja” ucap Victoria

“nasdu makan yang besar ya!” ucap Taemin

“wah, Ice Creamnya meleleh!” ucap Sulli

++

“jam 00 : 00, tinggal 30 menit lagi ya!” ucap Taemin sambil melihat jam besar

“hah? Sudah? Rasanya.. cepat sekali” ucap Sulli

Kalau sudah lewat jam 00 : 00… Youl, nggak ada lagi??… ya? Aku masih, belum tahu siapa namanya?? (benak Sulli)

“wae,?” tanya Taemin

“huuuu… kenapa aku bersedih??”

“ayo! Kita bersulang untuk pertemanan kita” ucap Sulli sambil meneguk segelas Soju

GLEK!!!

“oh itu,” Taemin hawatir

++

“klienku, memintaku mengawasinya agar tidak sampai meminum Soju” ucap Taemin

“ternyata alasannya ini,,,,” Taemin melihat Sulli yang sekarang sedang berada di atap gedung

“Sulli! Ada seorang yeoja yang naik ke tempat setinggai itu” teriak Taemin

“kalau kamu mau mengasih tau, nama asli mu aku akan turun” ucap Sulli dengan wajah yang kelihatan sangat mabuk

“kalau nggak di mau kasih tahu aku nggak akan turun” lanjut Sulli

“baiklah!” ucap Taemin

“turun dulu, nanti saya kasih tahu” ucap Taemin

“mau turun…?” lanjut Taemin

“ aku mau turun” ucap Sulli dan meluncur(?) dari atap Gedung itu

Wah lugu sekali, oh bukan tapi mabuk (benak Taemin)

“hati – hati ya!” ucap Taemin

SRAT!!!!!!! Sulli terpeleset

“WAA!!!!” teriak Taaemin dan….

BUKKKK!!!!!

HAP!

Taemin menangkap Sulli di pelukannya.

ZZZZ……

“huh,tidur ya?!” ucap Taemin kesal

“ng… Youl Bee,,, Youl suu” ngigau Sulli

“mengigau ya???” ucap Taemin

“tangkapan yang bagus!!” ucap Sulli sedikit tersadar tapi dia tidur lagi

“aku nggak mau nama seperti itu” ucap Taemin

SRET!! Taemin membuka jacketnya

“dasar! Putri yang bisa di tebak” ucap Taemin

CRING!!

++

“Sulli! Sulli!” Minho membangunkan Sulli

“neo, Gwaenchanayo??” tanya Minho Hawatir

“hei, Minho oppa” ucap Sulli

“tadi, kamu minum soju ya?” tanya Minho

“nee,”

“hah ? hei dirumah???” Sulli bingung

“nee, wae?” tanya Minho

“ani,,” ucap Sulli

“YUL???” tanya Sulli pada Minho

“Yul?? Siapa dia?” tanya Minho balik

“hmm.. ani,,”

“oppa bisa pergi sekarang kok” ucap Sulli

“baiklah” Minho meninggalkan Sulli di kamarnya

Sulli Pov

Jangan – jangan semua itu hanya mimpi??

CRING!!

Apa ini? Kalung??

“di belakangnya ada tulisan”

“name tag?? MWO?? Lee Taemin??”

“jangan – jangan itu nama aslinya??” Aku tersenyum senang

Pada jama 00:00 bukannya sepatu kaca, tapi Name Tag yang di tinggalkannya. Dia bukan seorang pangeran….

“Tapi Cinderella!” ucapku senang

_TBC_

2 thoughts on “Almigthy Helper (Part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s