This is Love (ff request)

Author : PHR

Tittle : This is Love

Genre : Romance, Sad

Cast : Kim Heechul (SJ) and Jessica Jung (SNSD)

Ini ff requestsan dari Sisca Luph’-luph Yellowloverz semoga readers suka.

Happy reading..

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Seorang malaikat perempuan berada di awan terujung surga. Ia, sedang menangis. Malaikat itu bernama Jessica Jung.

Jessica pov

Entah apa lagi, yang bisa aku harapkan dalam hidupku.

Aku tidak tau harus kemana, entah apa yang harus aku lakukan…

Tidak pernah aku merasa serendah ini, aku bangkit untuk duduk,
bersandar di dinding sebelah pintu belakang surga, dan kemudian memeluk lututku. Air
mata ku terus turun, aku menangis terisak – isak, ya Tuhan, ini bahkan
terlalu menyedihkan untuk sebuh cerita, ini sangat rendah untuk sebuah
kehidupan, Tuhan, jika kau ada, kenapa kau membiarkanku seperti ini??

Kesalahan apa yang aku lakukan???

Apakah aku seorang pendosa besar di kehidupanku yang lalu?

Tatapanku kabur, aku seperti melihat seribu kupu – kupu yang bertebangan di depan mataku dan membayangkan kalau wajah namja yang aku cintai ada di depan mataku. Andaikan saja aku bisa bertemu denganmu lagi Kim Heechul, aku pasti tidak akan se sepi ini.

Sebenarnya aku dulu adalah seorang manusia tapi, karena kecelakaan beberapa tahun yang lalu. Aku sekarang menjaadi seorang malaikat yang hidup di surga. Mungkin kalian akan senang jika hidup di surga. Tapi, aku tidak. Di sini aku hanya dapat memandangi bumi dari ke jauhan dan hanya bisa melihat cincin dari Heechul oppa. Lalu, jika aku sedih aku hanya bisa melihat foto kecil yang mungkin hanya berukuran 3X4 yang di foto itu ada pacar namjachinguku, Kim Heechul. Dan di foto itu Heechul oppa memakai kacamata yang membuatnya terlihat aneh. Tapi, aku suka.

Aku ingat saat aku baru pertama kali bertemunya. Mungkin itu pertemuan yang kurang menyenangkan.

~ Flashback ~

Aku sedang berjalan menuju sekolahku aku sedang mengayuh sepedahku. Tapi, tiba – tiba

CREEETTT!!!

Akupun jatuh, dan Air becekan yang ada di jalan mengotori seragamku. Karena ulah seorang namja yang mengendarai mobil audy berwarna hitam.

“IHH!! Siapa sih namja belagu itu!” gerutu kesal sambil membersihkan seragamku.

Lalu, namja itu (Heechul) keluar dari mobil audy hitamnya.

“Woi! Kalau jalan tuh liat – liat! Ada mobil bukannya minggir!” ucap Heechul oppa

“Hei! Adanya itu kamu yang tidak bisa mengendarai mobil!!” ucapku

“Ya~! Kau ini yeoja yang menyebalkan” ucap Heechul oppa sambil melempar kaleng minuman ke arahku, dan masuk ke mobilnya.

“Aw!” aku terkena kaleng yang ia lempar.

“Dasar namja menyebalkan!!!” ujarku, lalu aku melempar kaleng yang ia lempar dan…..

TAKKKKK!!!

Tepat di kepalanya.

~ Flashback end ~

Aku harap aku bisa betemunya walaupun hanya sebentar.

“Oppa,kau boleh memintaku untuk merelakanmu pergi, tapi tolong jangan suruh aku melupakanmu. Aku tidak sanggup oppa. Please,aku masih sangat mencintaimu,aku sanggup menunggumu kembali kesisiku lagi,ya tuhan jangan buat keputusan seperti itu.”

Air mataku begitu deras mengalir di mataku,Aku mencoba bediri, tapi kakiku lemah hingga aku menekukkan kaki berlutut memohon, tanganku sangat erat menggenggam foto namjachinguku. Aku ingin memeluk ,tapi itu tidak boleh aku lakukan,jika itu aku lakukan maka akan menambah beban kepergianku. Pelanku lepas fotonya,aku memutar badanku untuk pergi meninggalkan awan terujung surga. “Jagiya” Kata itu lirih terdengar samar di kupingku, aku selalu berkhayal jika Heechul oppa memanggilku.

Tangisku semakin menjadi terdengar,aku terus berjalan menuju pintu surga,tanpa aku sadari air mataku tumpah tidak terbendung lagi. Sangat sedih itu yang aku rasakan,aku harus pergi meninggalkan orang yang aku cintai. Ayahku dan keluargaku sudah tidak ada di sampingku lagi,mau tidak mau aaku hrus tinggal di surga sendirian tanpa keluargaku dan tanpa namjachinguku. Aku tidak ingin dia menungguku karna seberapa lama aku disini itu sangat tidak menentu. Aku tidak ingin dia tersiksa dengan perasaannya jika dia menungguku.

Heechul oppa andaikan saja kau ada di sampingku sekarang, aku yakin aku tak akan kesepian. Appa, Umma, wa nae yodongsaeng Krystal na bogoshipoyo.

Aku masuk ke dalam surga, aku melihat banyak malaikat yang terlihat senang di sini. Mereka tertawa, bercanda, dan tersenyum. Aku harap aku bisa seperti mereka. Tapi sayang, di sini di surga yang indah ini aku tak tahu harus bagaimana.

#Heechul

Heechul pov

Aku keluar dari kamarku. Aku sedih jika berada di kamarku. Karena, di kamarku banyak sekali kenangan antara aku dan Jessica. Ya! Jessica adalah yeojachingu kesayanganku, aku sangat mencintainya lebih dari apapun.

Di kamarku banyak foto aku dan Jessica. Jika aku melihat foto kenanganku bersama Jessica, aku sangat merasa ada ke kosongan dalam diriku.

Aku berjalan ke dapur. Aku haus, aku mengambil sebuah cangkir. Yang aku ambil adalah sebuah cangkir yang sering di pakai oleh Jessica. Aku melihat wajah Jessica di cangkir itu dia sedang tersenyum.

“Jessica, saranghaeyo.” Aku tersenyum seraya mencium cangkir itu

Entah mengapa aku selalu berkhayal jika Jessica selalu berada di depanku. Padahal aku tahu Jessica tidak mungkin kembali.

“Jagiya, aku ingin menyusulmu. Aku ingin selalu bersama denganmu.” Ucapku

Aku ingat sekarang adalah hari 3 tahun meninggalnya Jessica. Aku akan membawakan bunga segar untuknya.

++

Aku sedang berada di mobilku. Sekarang aku akan ke toko bunga. Aku mulai menyalakan mesin mobilku.

Brummm!!

Aku mulai melajukan mobilku menuju toko bunga langgananku. Bahkan saat aku masih berpacaran dengan Jessica, aku selalu membeli bunga di toko itu.

1 menit ….

3 menit ….

5 menit ….

7 menit ….

10 menit kemudian…

Aku sudah sampai di toko bunga yang aku tuju. Akupun mematikan mesin mobilku dan keluar. Lalu, aku masuk ke toko itu.

“Annyeong, permisi…” ucapku

“Nee, Annye yeong..” ucap seorang ahjuma yang kira – kira sudah berumur lebih dari 50 tahun

“Nghh.. Ahjuma, aku ingin membeli bunga segar untuk Jessica.” Ucapku

“Oh, untuk yeojachingumu. Bagaimana ke adaannya sekarang??? Apa dia sehat dan tambah cantik??” Tanya ahjuma itu

Memang selama ini, aku tak member tahunya kalau Jessica sudah tiada. Dan mungkin sekarang lah saatnya, aku member tahu ahjuma. Kalau Jessica sudah tak ada.

”MMM… Jessica sehat kok ahjuma, dia sehat dan tambah cantik.” Jawabku

“Di surga.” Lanjutku

Dan terlihat salam hitungan detik setelah aku mengatakan itu, ahjuma membelakan matanya.

“MWO??? Maksudmu?? Jessica sudah meninggal?” Tanya ahjuma

“Nee, dia kecelakan.” Jawabku

“ommona… “Ahjuma menutup mulutnya

“Nee, Nghhh ahjuma berapa jadi harga bunganya?” tanyaku

“Tidak usah bunga ini khusus untuk Jessica jadi, kau tidak perlu membayarnya” ucap ahjuma

“Gamsahamnida Ahjuma ^^” aku tersenyum dan membungkukkan badanku

“Ahjuma, aku pergi dulu J”

“Nee, hati – hati ya.” Ucap Ahjuma

Aku berjalan menuju mobilku. Lalu, aku masuk ke dalam mobil dan menyalakan mesingnya.

++

Aku sudah sampai di tempat yang aku tuju. Aku berjalan menuju tempat Jessica berbaring. Setelah sampai,aku menaruh bunga yang aku beli tadi.

“Sica-ya~ kenapa kau harus pergi meninggalkan aku sendiri, wae?” aku mulai menangis

“Saranghaeyo” aku mencium foto Jessica

++

Aku melajukan mobil dengan cepat aku tak kuat berada di dekat Jessica. Aku selalu merasa jika Jessica berada di sebelahku.

++

Aku duduk di balkon rumahku. Aku memikirkan Jessica.

“Jessica-a ingin sekali aku meraih cintamu lagi. Saat diriku sendiri, apa kau memikirkanku di sana?” gumam  

#Back To Jessica

Jessica pov

“Donghae-ssi!” panggilku

“nee, waeyo?” dia menoleh

“hmm…. Apakah aku tidak bisa berangkarnasi?” tanyaku

“tentu tidak, sica. Karena, kau sudah pernah hidup di dunia bukan? Karena, malaikat hanya bisa hidup di dunia 1 kali saja. “ jawab Donghae

“oh begitu” ucap Jessica serya menggerakkan kakinya berjalan

“Tapi, kalau kau hanya ingin ke bumi saja, aku bisa membantumu” lanjut  Donghae

“Jinja” Jessica berbalik

*Author numpang lewat * di timpuk readers* Disini Donghe bereran sebagai Malaikat Bodiguard Jessica. Karena, semua Malaikat perempun disini mempunyai 1 malaikat bodiguard.

*Back To Story

“nee” ucap Donghae

“kalau begitu sekarang, aku ingin ke bumi” ucap Jessica

“baiklah, sekrang kau kut aku” Donghae menarik tangan Jessica, sampai di depan lift.  lift ini adalah penghubung antra surga dan bumi.

“kajja” Donghae dan Jessica masuk ke dalam lift

Sekarang merek berdua sudah sampai di dalam lift.

“Jessica, sekarang kau bisa pilih negara mana yang akan kau kunjungi, di kotak HeeSica itu.” Ucap Donghae

 “ok!” Jessica memilih negara di kotak HeeSica, dan ia menjatuhkan pilihannya pada South Korea, Seoul.

“sudah?” tanya Donghae

“sudah, Donghae-ssi” jawab Jessica

“ya sudah tekan tombol yang berwarna bitu itu. Oh ya, jangan memanggilku dengan embel – embel Ssi.” Ucap Donghae

“Nee,” ucap Jessica, seraya menekn tomobol yang berwarna biru

15 menit kemudian..

TING

Pintu lift terbuka.

“Jessica sekarang boleh keluar, nanti kau ku jemput jam 17.00, arra!” ucap Donghae

“Nee, arrasso Donghae oppa, gamsahamnida” ucap Jessica

“hati – hati” ucap Donghae, Jessica tersenyum, dan meninggalakan lift itu

TING

Pintu lift tertutup.

Jessica melihat jam besar yang ada di tengah – tengah kota.

“2 jam, itu waktu yang cukup” gumam Jessica

Jessica melangkahkan kakinya ke beberap tempat yang pernah I kunungi bersam Heechul. Sampai akhirnya kaki Jessica terhenti di tempat terakhir yang ia kunjungi.

“jalan maut” gumam Jessica

Ya! Sekarang Jessica berada di jalan yang membuatnya berada di dunia lain. Jalan yang ia terakhir lewatkan bersama Heechul, sekaligus jalan yang memberhentikan hidupny dalam sekejap.

“Heechul oppa” gumam Jessica

“Rumah, Rumah Heechul oppa. Aku harus kesana” ucap Jessica seraya berlari dan melewatkan jam besar yang menunjukan 16.30

“30 menit lagi, aku harus bis bertemu Heechul oppa. Walaupun hanya melihtnya selama 1 menit itu sudah cukup meleps kerinduanku padanya.” Gumam Jessica

Dan berlari sekencang – kencangnya yang ia bisa, berlari tanpa henti sampai tidak lam kemudian ia sampai di depan rumah Heechul. Dan melihat Heechul masuk ke dalam mobil dan menyalakan mobilnya.

“oppa” gumam Jessica

Entah mendengar/ tidak Heechul keluar dari mobilnya.

“Jessica! Kau di mana??!!!” tanya Heechul sambil berteriak

“oppa aku disini” ucap Jessica dengan suara lemah

“Jessica!!!!!!” teriak Heechul sambil memegang kepalanya tanda frustasi

“oppa, kumohon jangan seperti itu, aku disini dan baik – baik saja” gumam Jessica

“Jessica kau dimana?” tanya Heechul dengan suara lemah sambil terduduk dan menatap kosong di garsinya.

“oppa…” gumam Jessica

Tiba- tiba…

TING

“Jessica wktumu sudah habis.” Ucap Donghae

Jessica mencari suara itu, “nee” ucp Jessica lemah dan masuk ke dalam lift

“apa tidak bis lebih lama lagi?” tanya Jessica

“tidak bisa. Kalau aku mengijinkanmu pergi, nanti aku bis di hukum oleh ketua. Sica” ucap Donghae

“baiklah”

Entah mendengar pembicaran Jessica dan Donghae / tidak. Heechul mencari sumber suara itu sampai, ia menemukan sebuah lift yang tak jauh dari garasinya. Dan Ia menemukan sosok Jessica di dalam lift itu. Heechulpun berlari di saat pintu lift itu mau tertutup.

“JESSICAAAAAAAAA!!!!!!!!” teriak Heechul seraya berlari dn telat pintu lift itu tertutup dan lift itupun menghilang.

Heechul terduduk di jalan dan berharap Jessica kembali.

“Jessica….”

“wae?”

“kau… meninggalkanku….”

Tiba – tiba…..

TINNNNNNNNNNNN TINNNNNN

Sebuah truk besar menabrak tubuh Heechul. Dan sekejap tubuh Heechul sudah terhempas ke trotoar.

BRUKKKKKK!!!!

“Jessica saranghae….” Gumam Heechul

-END-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s