My Life

Image

Author : PHR

Tittle : My Life

Genre : Romance, comedy(?)

Cast : Choi Siwon, Kim Jikyo, and all Other Cast

Happy Reading

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Jikyo pov

Annyeong perkenalkan Kim Jikyo imnida. Aku gadis yang hidup sederhana, mungkin bisa di bilang sangat sederhana. Umurku baru 19 tahun, dan seharusnya aku masih berkuliah. Karna, ekonomi keluargaku yang tidak bagus, aku jadi tidak melanjutkan sekolahku. Tapi, walau bagaimanapun aku harus bersyukur karna, di luar sana ada yang lebih membutuhkan dari pada aku dan aku juga harus bersyukur karna, aku masih bisa melihat dunia yang indah ini.

Oh ya, sebenarnya dulu keluargaku mampu bahkan sangat mampu tapi, karna appaku di tipu rekan bisnisnya ya, jadinya seperti ini.

Setiap hari, aku selalu berkerja sebagai pengantar Koran, pengantar susu, dan kadang – kadang aku menjadi supir pengganti. Dan semua uang yang kudapat dari perkerjaanku, aku berikan pada orang tuaku.

_ _ _

Hari ini aku bersiap untuk mengantar Koran dan mengantar susu kepada pelanggan. Tapi, sebelum itu aku berpamitan dahulu dengan orang tuaku.

“Appa! Umma! Aku berangkat ya!” pamitku

“nee, Jikyo – ah, hati – hati ya!” seru ummaku

“nee, umma, annyeong” akupun mengayuh sepadaku

_ _ _

Aku menaruh satu persatu susu dan Koran di rumah masing – masing pelanggan.

Lalu, aku mengayuh kembali sepedahku. Lalu, aku melihat ke keranjang sepedahku, aku melihat tinggal satu buah Koran yang tersisa.

“akhirnya tinggal satu pesanan Koran lagi, baiklah Jikyo semangat!!” ucapku

Akupun mengayuh sepedaku, dan tidak berapa lama aku sampai di rumah pelanggan terakhir. Sungguh rumah pelanggan yang satu ini selalu membuatku terpana. Karna, rumah yang begitu megah.

Aku langsung menaruh Koran di depan pagar.

_ _ _

Keesokan Harinya…

Aku kembali mengantar susu dan Koran. Aku mengayuh sepedahku. Aku melawati rumah – rumah megah. Aku jadi mengingat saat aku dan keluargaku masih mampu. Dan Appa belum di tipu oleh rekan bisnisnya. Aku juga mempunyai rumah – rumah mewah, mobil, dan uang yang banyak. Tapi, mau di apakan lagi, sudah terjadi ya terjadi.

Aku berhenti di depan rumah pelanggan pertama yang aku antar, aku menaruh Koran dan susu di depan pagarnya.

Lalu, aku kembali mengayuh sepedahku ke rumah pelangganku  yang ke – 2, kali ini aku hanya menaruh susu di depan pagarnya.

Kemudian, aku kembali mengayuh sepedahku sampai rumah pelangganku yang ke – 3. Aku menaruh Koran dan susu depan pagarnya

Aku kembali mengayuh sepedahku sampai rumah pelangganku yang lain. Kali ini aku hanya menaruh Koran.

_ _ _

Aku menaruh sepadaku di depan rumahku. Setelah menaruh sepedahku, aku langsung masuk ke rumahku.

“umma! Aku pulang…” ucapku

“ya sudah kau istirahatlah!” suruh umma

“nee, umma” ucapku

“kok, aku haus ya?” gumamku dan langsung berjalan untuk mengambil minum di dispenser

Tiba – tiba….

KRINGGGG!!!!

Telpon rumahku berbunyi, akupun mengankatnya

“Annyeong haseyo”(suara telpon itu)

“nee, Annyeong” ucapku

“apakah ini benar dengan nona Kim Jikyo??”

“nee” jawabku

“saya ingin memakai jasa anda, untuk menyupiri direktur saya”

“nee, baiklah”

“dimana alamatnya??” tanyaku

“di gedung Choi International Grup”

“nee, baiklah saya akan segera kesana” aku menutup telpon rumahku dan bersiap untuk pergi ke tempat Klienku

_ _ _

Aku sampai di depan gedung Choi International Grup. Tiba – tiba ada seorang namja yang memkai jas dating ke hadapanku.

“annyeong permisi, apa kau yang bernama Kim Jikyo?” tanyanya

“nee” jawabku

“baiklah silahkan masuk ke mobil itu,” ucapnya sambil menunjuk sebuah mobil berwarna hitam.

“nee” ucapku, aku berjalan menuju mobil yang di tunjuk oleh namja tadi.

Aku melihat dari luar kaca melihat seorang namja tampan yang berada di dalam mobil itu. Aku membuka pintu mobil itu.

“annyeong” ucapku dengan sedikit menundukan badanku

“nee, apakah kau yang akan menyupiriku??” tanyanya

“nee” jawabku

“masuklah!”suruhnya

“nee,” aku masuk dan duduk di tempat supir

“hmm…. Sekarang aku harus menyupiri tuan kemana??” tanyaku

“ke Café, Meet and Greet” jawabnya

“nee, baiklah” ucapku, dan langsung menyupirinya

_ _ _

Akupun sampai di Café Meet and Greet.

“kau tunggu disini sebentar, aku akan segera kembali” ucapnya

“nee” ucapku

Setelah 15 menit, namja itupun dating dengan seorang Yeoja berpakaian yang bias dibilang sangat seksi

KLIKK

Namja itu masuk ke dalam mobil dan tentunya dengan yeoja Seksi itu.

“antarkan aku ke Hotel Grand Ambasador” ucapnya

“nee” ucapku,

Disaat aku menyupir mereka berdua selalu saja bermesraan. Dan itu membuatku jijik! Melihat kelakuan mereka, entah itu berciuman, berpelukan, dan lain – lain.

“jagi, siapa dia?” Tanya yeoja itu, sambil menunjukku

“oh, dia itu supir pengganti Yoona” jawab namja itu

“Siwon oppa!” panggil yeoja itu yang bernama Yoona

“wae, jagi??” Tanya namja itu yang bernama Siwon

“nanti apa yang akan kita lakukan di Hotel” Tanya Yoona dengan nada manja

“hmm…. Kita akan melakukan sesuatu yang tidak akan membuatmu tidak akan pernah lupa” jawab Siwon

Sungguh aku muak sekali mendengar apa yang mereka berdua bicarakan. Dengan mendadak aku memberhentikan mobil itu.

NGIKKKK!!!!!

“hei! Apa yang mau kau lakukan hah??!!!” Tanya Siwon kesal

“seharusnya saya bertanya pada anda, apa yang anda mau lakukan, apa anda tidak malu melakukan hal – hal yang menjijikan seperti itu di depan orang asing seperti saya??” Tanya aku dengan wajah yang sedikit menyebalkan

“kau ini sebagai supir! Tidak tau tatakrama sekali!!” ucap Yoona

“maaf bukankah kata – kata itu pantas untuk anda berdua??”  Tanya aku dengan wajah yang sedikit menyebalkan

“kau ini!!” Yoona kesal

“maaf saya mengganggu kalian berdua” aku keluar dari mobil itu dan pergi

“Hei kau!!!!” teriak Siwon

_ _ _

2 hari kemudian…

Aku keluar dari Supermarket dan melihat namja yang bernama Siwon itu keluar dari mobil hitamnya. Dengan santai aku meliwatinya, dan sepertinya ia tak menyadari. Huh… baguslah mungkin jika kalian berada di posisiku pasti kalian juga tidak mau bertemu dengan namja yang bernama SIWON itu.

“hei Tunggu!!” ucapnya sambil menarik tanganku

“apa kau yang bernama Kim Jikyo??” tanyanya

“nee, wae?” tanyaku dengan wajah datar

“ayo! Ikut bersamaku!” dia menarik tanganku

“hei, kau siapa?? Dan mau membawaku kemana??” tanyaku dengan nada panik

“sudah tidak usah banyak Tanya, sekarang kau masuk!!” dia mendorongku untuk masuk kemobilnya, dan berhasil

KLIKK

Dia mengunci pintu mobilnya agar aku tak kabur. Siwonpun juga masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kencang.

Author pov

Siwonpun membawa Jikyo ke sebuah rumah megah, yang biasa Jikyo lihat (rumah yang membuat Hyerin kagum saat mengantar Koran).

“Hei!!! Namja gila!! Kau mau membawaku kemana????” Tanya Jikyo,tapi dihiraukan oleh Siwon

Siwon menarik Jikyo masuk kedalam rumahnya, dan…..

“ahjuma??” ucap Jikyo heran

“nee, Jikyo-ah kesini lah” ucap ahjuma, Jikyopun berjalan menuju Choi ahjuma duduk.

“wae ahjuma?” Tanya Jikyo

“hmm…. Ahjuma tau kalau keluargamu dalam ekonomi yang kurang baik” Jikyo mengangguk “dan ahjuma ingin kalian berdua menikah” lanjut Choi ahjuma

“MWO???” kaget Jikyo & Siwon kompak

“nee, ahjuma ingin membantu ekonomi keluargamu Jikyo-ah” ucap Choi ahjuma

“tapi, ahjuma, apakah tidak ada cara lain selain aku harus menikah dengannya”Jikyo menunjuk Siwon

“ani, dan ini cara terbaik. Orang tuamu juga sudah setuju Jikyo” ucap Choi ahjuma

“tapi, umma aku kan sudah punya yeojachingu” ucap Siwon

“nugu?? Yoona?? Tiffany?? Nugu yeojachingumu hah?? Setau umma kamu itu selalu saja berganti – ganti yeojachingu, dan itu membuat image perusahan kita terganggu” ucap Choi ahjuma

“umma!” Siwon kesal

“ahjuma! Aku tidak ingin menikah dengan namja kasar seperti dia!” Jikyo menunjuk Siwon

“Jikyo-ah sebenarnya Siwon itu sangat lembut. Mungkin karna, dia baru bertemu denganmu” jelas Ahjuma

“kami sudah pernah bertemu pertama kali sebelumnya” ucap Siwon

“jinja?? Kalau begitu bagaimana jika kalian menikah lusa saja” ucap Choi ahjuma

“MWO???????????????????????” Jikyo dan Siwon Kaget

“Ahjuma aku tidak mau menikah dengan namja yang sukanya itu pergi ke Hotel bersama seorang Yeoja!” ucap Jikyo

“Mwo?? Siwon apa benar yang di katakana Jikyo?” Choi Ahjuma kaget

“hmmm… nee umma” jawab Siwon

“Ya~~~!!! Kau itu anak yang menyebalkan!!” Choi ahjuma memukul Siwon

“Umma~~!!” ucap Siwon

“POKOKNYA KAU HARUS MENIKAH DENGAN JIKYO!!! ARASSO!!!” teriak Choi ahjuma di depan muka Siwon.

_ _ _

“pokoknya! Aku tam au menikah denganmu!” ucap Jikyo

“Aku juga tidak mau! Menikah dengan yeoja yang menyebalkan sepertimu!” ucap Siwon

“Baiklah, bagai mana kalau kita membuat perjanjian!”  usul Siwon

“Perjanjian apa?” Tanya Jikyo

“Kita menikah saja dulu” jawab Siwon

“Apa kau bilang??!!” jikyo kesal

“Hei! Aku belum selesai berbicara!” ucap Siwon

“Tapi, kita menikah hanya selama 7 bulan. Bagaimana?” Tanya Siwon

“Ok! Baiklah!” Jikyo setuju dengan usul Siwon

“Tapi, selama itu. Kau tidak boleh melakukan sesuatu padaku!” ucap Jikyo

“Pasti” ucap Siwon

_ _ _

2 hari kemudian..

Jikyo pov

Aduh!!! Sekarang aku berada di ruang rias pengantin. Coba saja saat kemarin Choi Ahjuma datang ke rumahku untuk meminta persetujuan Appa dan Ummaku untuk menikahiku dengan Siwon, Appa dan Umma tidak setuju pasti sekarang aku tidak berada di dalam ruangan ini!!!

“Agashi, sudah selesai riasannya. Agashi sungguh cantik!” puji penata rias itu

“Nee, Gamsahamnida” aku tersenyum, padahal sebenarnya itu hanya senyum palsu

“Pasti, agashi senang karna bisa menikah dengan Choi Siwon? Iya kan?” Tanya penata rias itu

Aku mengangguk berbohong.

MWO?? Apa dia bilang aku senang??? Ini seperti mimpi buruk.

“Nee” jawabku, padahal aku berbohong

_ _ _

Pintu ruangan rias ini terbuka, aku melihat Appaku datang.

“Jikyo! Ayo ke Altar, Siwon sudah menunggu!” ucap Appa

“Nee,” ucapku. Ya tuhan!!! Tolonglah hambamu ini… aku tak mau menikah dengan seorang namja yang tidak aku cinta.

Aku dan Appapun berjalan menuju Altar, aku melihat Siwon dengan Jas berwarna putih, sedang tersenyum padaku. Padahal aku yakin itu hanya senyuman palsu.

_ _ _

Sekarang, aku dan Siwon sudah menjadi Suami dan Istri yang sah, menurut agama dan Negara. Sebenarnya aku berharap ini hanya mimpi. Tapi, ternyata ini adalah kenyataan.

Aku dan Siwon berjalan menuju apartement yang di pesankan oleh Choi Ahjuma. Setelah sampai, Siwon membuka pintu apartement. Aku melihat kasur yang di atasnya ada kelopak bunga mawar.

“Apa – apaan ini??? Ummamu sungguh ke kanak – kanakan!” ucapku

“Sudah lah, Ummaku memang seperti itu.” Ucap Siwon.

“Oh ya! Nanti kau tidur di sofa!” ucapku

“Mwo??? Apa kau bilang??? Enak saja!! Aku tidak mau!!” ucap Siwon

“Jadi, aku yang tidur di sofa?” tanyaku

“tentu” jawabnya

“Ya~! Harusnya kau mengalah pada yeoja! Dasar Namja menyebalkan!!!” ucapku

“Enak saja! Ya sudah kita tidu saja 1 ranjang!” ucapnya

“Mwo? Apa?? Tidur denganmu?? 1 ranjang??? Apa kau gila?!”  aku kesal

“Hei tenan saja!! Aku tidak akan melakukan apapun padamu!” ucapnya

“Baiklah, aku mau. Tapi, ingat kau!! Tidak boleh melakukan sesuatu padaku!! ARRA!!!” ucapku

“Hmmm…” ucapnya

“Hei Kim Jikyo buang semua kelopak bunga itu dari kasur!!” suruhnya

“Tak mau!” aku memalingkan wajahnya

“Ya~! Sebagai istri yang baik kau harus mematuhi perintah suamimu dengan baik!!!!!” ucap Siwon

“Apa kau lupa dengan perjanjian kita??? Kita hanya menjadi suami dan istri selama 7 bulan!!” ucapku

“Tapi, tetap saja apa kau lupa pada kertas perjanjian kita?” Tanya Siwon

“Mwo? Kertas penjanjian?” aku bingung

“Nee, kertas perjanjian. Di kertas itu terltulis Kim Jikyo harus memetuhi perntah Choi Siwon.” Ucap Siwon

“Nee, baiklah tuan CHOI SIWON YANG TERHORMAT!!” ucapku kesal

Akupun membersihkan kelopak bunga mawar itu.

Dasar Choi Siwon menyebalkan!!!!

_ _ _

Keesokan Harinya..

Aku bangun jam 5 pagi. Aku melihat Siwon masih tidur. Huh.. dasar namja jelek!!

Aku berjalan  ke dapur. Aku melihat ada tempat berasa. Lalu, Aku membuka kulkas. Apa kalihan tahu apa yang aku lihat??? Aku melihat hanya beberapa butir telur,2 kotak susu, dan 5 buah apel.

“Ya ampun, isinya dikit sekali. Masih banyakan isi kulkas rumahku kali ya..?”

“Aduh aku lapar. Aku makan apa ya?” aku bingung. Aku menutup pintu kulkas. Lalu, aku melihat memo kecil dan ada sebuah tulisan.

Jika kalian, ingin makanan yang lebih dari ini.

 Kalian harus membeli sendiri.

Uangnya ada di kotak kecil di atas kulkas

                                Choi Umma

“Mwo? Atas kulkas? Kotak kecil??” aku bingung. Lalu, aku melihat ke atas kulkas, dan benar aku melihat kotak kecil. Aku membuka kotak kecil itu. Lalu, aku melihat selembar uang 100.000 won.

“Huh,,, untunglah. Aku bisa membeli makanan yang lain.”

Sekarang lebih baik, aku mandi dan berangkat ke Super Market.

_ _ _

Aku sudah berada di Super Market. Aku berjalan menuju tempat sayuran. Lalu, aku mengambil beberapa ikat sayuran dan satu plastic wortel.

Aku berjalan menuju tempat Daging. Lalu, aku mengambil beberapa potong daging yang di kemas dalam sterofome.

_ _ _

Aku sudah selesai berbelanja. Sekarang aku berjalan menuju apartement. Setelah sampai aku membuka pintu apartement.

Aku masuk ke dalam apartement. Aku lihat Siwon sudah bangun dari tidurnya.

“Hei! Kau dari mana saja?” tanyanya

“Dari Super Market.” Jawabku

“Ngapain?” tanyanya

“Ya, belanja lah.” Jawabku

“Ya sudah, aku lapar cepat buatkan aku makanan!” suruhnya

“Baik Tuan Choi Siwon” ucapku kesal

Akupun berjalan ke dapur. Rencananya sih aku mau buat Sup daging. Sebelum aku memasak aku menyiapkan alat – alat yang aku butuhkan.

_ _ _

Aku sudah selesai memasak.

“Siwon!! Sudah matang cepat makan!” teriak

“Tolong ambilka!!!” teriaknya

“Isshhh! Dasar namja manja!!” gumamku kesal

Akupun mangambilkan sup dan nasi untuknya. Setelah aku ambil, aku berjalan ke tempat dia duduk. Ya! Dia duduk di atas Sofa ruang TV.

“ini!” aku mengasih makanannya

“Gamsahamnida.” Ucapnya

“Nee, Cheonmanayo!” ucapku

_ _ _

3 bulan kemudian…

Huh… sudah 3 bulan aku menjadi seorang istri bagi Choi Siwon. Aku capek. Tapi, aku merasa ada yang aneh pada Siwon. Anehnya adalah, dia jadi perhatian padaku dan sudah jarang menyuruhku lagi, tidak seperti saat aku baru jadi istrinya.

Aku sedang menonton TV. Aku sedang menonton acara yang bintang tamunya adalah Lee Donghae. Dia adalah idolaku. Aku sangat menyukainya. Padahal aku berharap dapat menikah dengan Donghae, tapi kenyataanya aku malah menikah dengan Siwon.

_ _ _

Siwon pov

Aku sedang berada di kantor. Aku sedang mengetik. Tapi, selalu saja teringat wajah cantik Jikyo.

Hmmm……. Mungkin aku mulai menyukainya. Tapi, apa dia juga menyukaiku??

Aku pusing.

_ _ _

Aku sudah sampai di depan pintu apartement. Lalu, aku masuk ke apartement. Aku melihat Jikyo tertidur di sofa ruang TV.

Aku mendekatinya. Aku melihat wajah cantiknya dari dekat.

“ternyata kalau dari dekat kau makin cantik!” gumamku

Aku mendekatkan kepalaku ke kepala Jikyo. Lalu, aku mencium keningnya. Andai saja kau menyukaiku Jikyo….

Aku mengangkat tubuh Jikyo ke kamar, lalu menaruh tubuh Jikyo di Kasur.

_ _ _

Jikyo pov

Aku bangun dari tidurku. Aku melihat jam. Ternyata sekarang sudah jam 8 malam.

Aku bingung, karena setauku aku tertidur di sofa ruang tengah. Tapi, kenapa sekarang aku berada di kamar  ini?? Apa Siwon yang mengangkat tubuhku??? Sepertinya sih iya. Karena siapa lagi coba yang mengangkat tubuhku selain Siwon.

Ternyata Siwon tidak seburuk yang aku pikirkan. Dia namja yang baik.

 Aduh apa sih yang aku pikirkan????

Apa aku mulai menyukai Siwon?????? Masa iya sih aku menyukai Siwon??????? Sepertinya iya.

Aduh pusing!!!!!!!!!!!!!

Mendingan aku makan saja dulu.

Aku bangun dari tempat tidur lalu, keluar dari kamar. Aku berjalan menuju dapur. Aku melihat sudah tersedia sepiring nasi dan omlet.

Apa Siwon yang membuatnya untukku???

Aku melihat ada sebuah kertas kecil, dan ada tulisan. Lalu, aku membaca tulisan itu.

Jikyo selamat makan.

Semoga kau suka dengan makanan yang aku buat.

Mungkin makananku tidak seenak buatanmu.

Aku akan pulang malam.

                                                             Choi Siwon

Akupun memakan makanan buatan Siwon.

Waw, makanan yang ia buat sangat enak. Bahkan menurutku lebih enak dari buatannku.

Ya ampun Choi Siwon, neo Daebak!!!

_ _ _

Aku melihat jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Tapi, Siwon belum juga pulang.

Apa terjadi sesuatu ya pada Siwon?????

Aduh aku tidak boleh, negative thingking. Lebih baik aku menunggu Siwon sebentar lagi.

Lalu, tidak lama kemudian. Pintu apartement terbuka. Aku melihat Siwon pulang.

“Aku pulang..” ucap Siwon

“Apa kau lelah?” tanyaku, Dia mengangguk.

“Ya sudah, lebih baik sekarang kau mandi. Aku akan menyiapkan air hangat untukmu.” Aku berjalan menuju kamar mandi

 

“Tidak usah. Aku bisa melakukan itu sendiri.” Ucapnya

“Tapikan, kau lelah. Sudah kau tidak usah protes!” ucapku

Siwon pov

“Aku pulang..” ucapku

“Apa kau lelah?” tanyanya, aku mengangguk.

“Ya sudah, lebih baik sekarang kau mandi. Aku akan menyiakan air hangat untukmu.” dia berjalan menuju kamar mandi

“Tidak usah. Aku bisa melakukan itu sendiri.” Ucapku

“Tapikan, kau lelah. Sudah kau tidak usah protes!” ucapnya

Terima kasih Jikyo. Saranghae….

_ _ _

Aku bangun dari tidurku, aku melihat wajah Jikyo yang sangat cantik saat tertidur.

“Kau sungguh cantik, neo jeongmal mina.” Gumamku, ternyata gumammanku membuat ia terbangun.

“Selamat pagi, Kim Jikyo!!” aku tersenyum manis kepadanya

“Hmmm…… pagi, tuan Choi.” Ucapnya, seraya membuka matanya.

_ _ _

Hari ini adalah hari liburku. Dan aku ingin mengatakan perasaanku pada Jikyo yang sebenarnya. Kalau aku menyukainya.

Aku keluar kamarku. Aku melihat dia sedang menonton TV.

“Lee Donghae,,, kau tampan sekali…” ucapnya menganggumi Donghae

Mwo? Tadi dia bilang apa??? Lee Donghae??? Tampan???

Setau aku kayaknya masih tampanan aku deh…

Apa dia mencintai Lee Donghae?? Aku harap dia hanya penggemar Donghae tidak lebih.

Aku mengambil hpku yang tepat berada di sebelah hpnya. Aku tak sengaja melihat wallpaper hpnya.

Apa kalian tahu apa yang aku lihat?? Aku melihat foto Lee Donghae menjadi wallpaper hpnya.

Image

Aku kaget.

_ _ _

Aku berjalan ke toko bunga. Ya! Aku bermaksud untuk membelikan bunga untuk Jikyo nanti. Aku masuk ke toko bunga.

Aku melihat bermacam – macam bunga di dalam toko itu, aku melihat ke bunga mawar putih. Aku berpikir bunga mawar putih itu sangat cocok untuk Jikyo.

Aku mengambil 3 tangkai bunga mawar putih, lalu aku juga mengambil 5 tangkai bunga mawar merah.

_ _ _

Aku sudah selesai membeli bunga. Lalu, aku berjalan ke toko kue, karena aku ingat sekarang tanggal 5 febuari dan itu adalah tanggal ulang tahunnya.

Aku masuk ke toko kue, lalu aku melihat bermacam – macam kue. Lalu, aku tertarik pada kue yang di lapisi oleh krim yang berwarna ungu. Aku ingat kalau Jikyo sangat suka warna ungu.

_ _ _

Aku sudah selesai membeli kue. Dan sekarang aku berjalan menuju apartement. Aku harap jikyo menyukai hadiah yang aku berikan.

Aku membuka pintu apartement, sepertinya Jikyo tak meyadari aku datang. Aku melihat Jikyo lagi serius menonton TV. Ya! Apa lagi dia lagi menonton Lee Donghae artis kesukaannya.

Aku berjalan menuju dapur. Aku merapihkan kue yang ku beli ke atas piring kue. Lalu, aku menata meja makan serapih mungkin. Karena, aku berniat aku akan mengajaknya dinner. Aku melihat jam tanganku, jam menunjukan pukul 18.00 berarti masih ada waktu untuk membuat makanan.

Aku menaruh wajah di atas kompor.

_ _ _

Aku sudah selesai memasak, lalu aku menaruh makananku di atas piring. Kemudian aku taruh di atas meja.

Berarti hanya tinggal minuman saja. Aku berjalan menuju kulkas. Lalu, aku membuka dan melihat ada botol Sirup. Akupun mengambil botol sirup itu.

_ _ _

Semua sudah siap,aku langsung memanggil Jikyo untuk makan.

“Jikyo!! Ayo makan!” panggil

“Nee, oppa” ucapnya, dan datang ke hadapanku, lalu dia duduk. Akupun juga duduk.

Dia mulai makan.

“Wah oppa enak sekali..!!” ucapnya

“jinja??” aku bertanya padanya dia mengangguk

“Jikyo-ah sebenarnya aku suka padamu” ucapku to the point

“Mwo??” dia bingung

“nee, maukah kau menjadi istriku yang benar – benar menjadi Istria dan kita lupakan perjanjian itu?” tanyaku

“hmmm… nee oppa aku mau.” Jawabnya, aku kaget

“Jinja?” aku bertanya padanya. Dia mengangguk

“Saranghae Jikyo.” Ucapku, lalu aku berjalan ke tempatnya lalu mememluknya.

“Na do oppa” ucapnya

The End

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s