Wanted : Handsome and Rich Boyfriend

Image

Author : PHR

Tittle : Wanted : Handsome and Rich Boyfriend

Genre : Romance, Comedy, NC 17

Cast : Kwon Yuri and Kim Jongwoon (Yesung)

OC : Lee Donghae and Im Yoona

Kali ini author buat YeYul Couple lagi, dan ff ini terinpirasi dari sebuah FTV di SCTV yang berjudul ‘Wanted : Pacar Kaya dan Ganteng’ semoga para readers suka ya!

Happy reading

))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))

Yuri Pov

Perkenalkan Kwon Yuri Imnida, aku seorang yeoja yang berprofesi sebagai model ternama di korea dan tentunya aku ini yeoja yang sederhana. Tapi, aku punya tekat kalo aku harus punya namjachingu yang kaya dan ganteng kaya judul ff di atas. Nah dari pada lama langsung aja ke cerita.

++

Hari ini aku akan menjalani sesi pemotretan di pantai. Aku bersiap – siap memakai kostumku hari ini yang sedikit terbuka *ya iyalah kan sesi pemotretannya di pantai unnieee*ya itu memakai sebuah bikini. Dan juga karna, sekalian iklan bikini ini.

Setelah selesai aku keluar dari kamar penginapan. EITSSSS!! Jangan kalian pikir aku keluar dengan bikini ya!! Aku menutupi tubuhku dengan jaket dan celana pendek selutut.

Setelah di sampai di pantai aku duduk sebentar di tempat duduk yang di siapkan oleh agensiku. Aku juga mengolesi sanblok di kulitku. Karna, aku nggak mau hanya karna pemotretan kulitku jadi hitam!

Setelah mengolesi kulitku, aku membuka jaketku dan celana pendekku.

15 menit kemudian….

CEKREEKKKK!!! CEKREKK!!!

“Yuri keluarkan auramu” ucap sang photographer

“nee” ucapku dan aku berusaha agar aura terlihat

“3 kali lagi Yuri, ayo sekarang kamu ganti pose” ucap sang photographer

“nee” aku merubah poseku

5 menit kemudian…

Aku sudah selesai pemotretan dan sekarang giliran sahabatku Yoona yang di photo

++

Seminggu kemudian….

Aku sedang sarapan di rumahku. Tapi, aku sendirian makannya. Soalnya, umma dan appaku sedang dinas keluar negri, dan oppaku entah kemana soalnya dia bilang dia akan mencoba tinggal sendiri dan hidup mandiri. Sungguh yang sekarang aku harapkan adalah secepat mungkin mempunyai namja chingu yang kaya dan ganteng. Dan juga agar aku menang taruhan dari Yoona.

Ya! Saat di pantai aku bertaruh dengan Yoona siapa yang duluan mendapat namjachingu yang kaya dan ganteng dalam waktu 1 bulan akan di beri apapun pada yang kalah selama 1 minggu, dan dengan bodohnya aku menyetujui ide konyol Yoona. Tapi, mau gimana lagi sekalian aja aku nyari namjachingu.

*flashback*

“hei Yuri bagaimana kalau kita bertaruh??” tawar Yoona

“bertaruh apa??” tanyaku

“kita bertaruh,,,, oh ya! Bagaiman kalau kita taruhan siapa yang duluan mendapat namja chingu yang kaya dan ganteng selama 1 bulan?”

“hmm,,, boleh” jawabku ragu

“dan hadiah, bagi yang menang dan apa hukumannya bagi yang kalah?” tanyaku

“yang menang akan di kasih apapun pada yang kalah, selama 1 minggu” jawabnya

“baiklah” ucapku

*flashback end*

Dan sekarang aku berpikir seperti orang bodoh. Uh! Sungguh aku menyesal menyetujui ide konyol Yoona. Tapi, sekarang yang lebih aku pikirkan adalah SIAPA YANG HARUSKU PACARI?????

Aku berpikir keras, sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi berjalan – jalan sebentar.

++

Sekarang aku berada di pusat kota Seoul. Aku melihat – lihat beberapa butik ternama. Tapi, menurutku tidak ada yang menarik perhatianku, untukku beli tentunya. Padahal salah satu butik yang kukunjungi adalah butik designer ternama di Korea. Hmmm… apa mungkin karna moodku lagi jelek ya??

Hmmmm haaahhhh….. aku menghela nafas berat. Ya ampun, apa yang harus kulakukan sekarang, Oh God, please help me now.

Apa aku harus mundur dari taruhannya Yoona??? Tapi, jika aku mundur pasti Yoona akan meledekku, secara saat kami berdua masih SMA aku selalu yang paling banyak mendapat surat cinta/ hadiah dari para namja yang mengagumiku dari pada Yoona.

Oh ya!! Namja yang pernah aku sukai saat SMA dia itu kan Kim Jongwoon alias Yesung. Dia itu pernah menyatakan cinta padaku, tapi karna waktu itu aku berpacaran dengan Minho jadinya dia aku tolak. Dan kalau tidak salah orang tuanyakan pemilik beberapa resot hotel ternama di Korea bahkan di dunia INTERNATIONAL. Dan wajahnya itu  sangat tampan, apa aku mendekati dia saja ya?? Tapi aku tak tau sekarang dia berada dimana. Ya ampun, sekarang aku jadi tambah pusing.

++

3 hari kemudian…

Karna, aku lagi galau(?) jadinya aku pergi ke cafe ‘HANDEL AND GRETEL’ untuk menghilangkan ke galauanku(?) ini. Aku memanggil pelayan disini.

“Excuseme!” ucapku dan seorang pelayan dating ke hadapanku, dan saat aku melihat omo!!! Ternyata yang datang adalah Yesung.

Oh tunggu, aku lupa bukankah café ini adalah Yesung??? Wah Yuri, You’re Very Lucky Today!!! Hahaha!!! Yoona lihat saja pasti aku akan menang!!!!!

“misi nuna, kau mau pesan apa?” tanyanya

“hmmm, maaf, aku membuatmu menunggu lama, aku mau pesan Coffee Latte” jawabku

“berapa?” tanyanya

“satulah Yesung” jawabku

“kau tau namaku??” tanyanya

“nee, tentu apa kau lupa, dengan seorang yeoja yang pernah kau sukai? Tapi, kau di tolak oleh yeoja itu. Saat kau masih SMA” jawabku sambil menaikan satu alisku

“oh, nee, apakah kau Kwon Yuri??” tanyanya

“nee” jawabku

“wah ternyata kau masih ingat ya dengan kejadian konyol itu, hahaha” dia tertawa

“tentu aku sangat ingat” ucapku

“oh ya, aku ambilkan pesananmu dulu ya!” ucapnya

“nee,” ucapku dan diapun pergi

Disaat dia tidak terlihat, Hpku bordering. Danternyata Yoona menelponku.

“Annyeong Yuri!!!” ucapnya di telpon dengan nada riang

“nee, wae?” tanyaku

“apakah kau sudah menemui targetmu?” tanyanya

“tentu” jawabku

“nugu namja itu?” tanyanya

“Secret! hahaha” ucapku sambil tertawa

“ih! Yuri!” ucapnya kesal

“memangnya kau sudah menemui targetmu?” tanyaku

“nee,” jawabnya

“nugu?” tanyaku

“hmmm….. Lee Donghae anak dari salah satu pengusaha ternama di Korea!” jawabnya

“hmm… Yoona sudah dulu ya! Aku sudah melihat targetku datang!” ucapku dan langsung menutup telpon.

“Yuri! Ini Coffee Lattenya, dan yang khusus aku buat untuk tamu specialku. Tapi,,,” ucapnya

“tapi apa?” tanyaku

“mian ya kalau bentuknya tidak begitu bagus” ucapnya

“oh, Gwaenchana” ucapku

“Hei! Mendingan kau temani aku disini!!” aku menarik Yesung oppa agar duduk di sebelahku

“nee” ucapnya dan duduk

+Hening…

“Yesung-ah bagaimana keadaanmu sekarang?” aku memulai pembicaran

“hmmm….. baik kalau kau gimana?” tanyanya balik

“sama sepertimu aku juga baik” aku meminum Coffee Latteku

“wah, Yesung Coffee Lattemu enak!” pujiku

“jinja?” ia tersenyum dengan mata berbinar(?)

“nee” aku mengangguk

“oh ya! Apa kau punya Namjachingu??” tanyanya

“ani,” aku menggeleng

“kau sudah putus dengan Minho???” tanyanya

“nee, aku dan Minho sudah putus 5 bulan yang lalu” jawabku

“wae?? Kenapa kau bisa putus dengan Minho??” tanyanya

“karna, aku dan dia sudah tidak cocok dan dia juga di belakangku berpacaran dengan yeoja lain” aku menunduk

“Yuri-ah mianhae jika aku mengingatkanmu dengan masa lalumu” ucapnya sambil mengelus kepalaku

“hmm…. Gwaenchanayo oppa,” aku mengangkat wajahku dan tersenyum

“tunggu tadi kau memanggilku apa??? oppa??apa kau bias mengulanginya lagi??” tanyanya

“hmm…..nee, Gwaenchanayo OPPA” ucapku dan menekankan di kata oppa

“wah, Yuri padahal saat kita masih SMA kau tidak pernah memanggilku dengan oppa/Sunbaenim” ucapnya. Dan saat SMA kau memanggilku dengan nama saja.

“ternyata kau sudah berubah,” ucapnya

“berubah??” aku bingung

“nee, kau jadi tambah cantik, manis, dan ramah” jawabnya

“apa dulu au tidak terlihat seperti itu” aku pura – pura ngambek

“ani, ani kau dulu cantik, manis, dan ramah. Walaupun sedikit jutek” ucapnya

“ih! Oppa!!” aku memukul bahunya

“hahaha” kami tertawa bersama,

Dan setelah tertawa mata kami bertemu, aku dan Yesung oppapun saling menatap satu sama lain. Aku melihat matanya yang terlihat sangat indah. Kami saling menatap kurang lebih selama 5 menit.

Yesung pov

Tadi aku sedang mencoba – coba jadi pelayan Café di café ku sendiri. Dan tak lama, aku di panggil seorang tamu. Tamu itu adalah Yeoja, Yeoja itu sungguh cantik. Aku berjalan mendekati Yeoja itu.

Disaat aku sudah di depannya ia terdiam sesaat, dan aku berpikir kalau aku pernah melihatnya, tapi aku lupa dia itu siapa.

“misi nuna, kau mau pesan apa?” tanyaku

“hmmm, maaf, aku membuatmu menunggu lama, aku mau pesan Coffee Latte” jawabnya

“berapa?” tanyaku

“satulah Yesung” jawabnya

“kau tau namaku??” tanyaku

“nee, tentu apa kau lupa, dengan seorang yeoja yang pernah kau sukai? Tapi, kau di tolak oleh yeoja itu. Saat kau masih SMA” jawabnya sambil menaikan satu alisku

Aku berpikir sejenak, dan aku ingat di itu Kwon Yuri!! Yeoja yang pernah aku sukai saat SMA. Ya ampun tak aku sangka, aku akan bertemu dengannya lagi.

“oh, nee, apakah kau Kwon Yuri??” tanyaku memastikan

“nee” jawabnya

“wah ternyata kau masih ingat ya dengan kejadian konyol itu, hahaha” aku tertawa, padahal aku sedikit merasa malu jika mengingat kejadian memalukan itu, saat aku di tolaknya.

“tentu aku sangat ingat” ucapnya

“oh ya, aku ambilkan pesananmu dulu ya!” ucapnya

“nee,” ucapnya dan akupun pergi

Dari ke jauhan aku melihatnya mengangkat telpon dan aku mendengar ‘TARGET dan SECRET’ aku bingung tapi tak lama kemudian ia menutup telpon. Akupun mengantar pesanannya.

“Yuri! Ini Coffee Lattenya, dan yang khusus aku buat untuk tamu specialku. Tapi,,,” ucapku

“tapi apa?” tanyanya

“mian ya kalau bentuknya tidak begitu bagus” ucapku

“oh, Gwaenchana” ucapnya

‘wah Yuri kau baik!’

“Hei! Mendingan kau temani aku disini!!” dia menarikku agar duduk di sebelahku

“nee” ucapku dan duduk

+Hening…

“Yesung-ah bagaimana keadaanmu sekarang?” dia memulai pembicaran

“hmmm….. baik kalau kau gimana?” tanyaku balik

“sama sepertimu aku juga baik” dia meminum Coffee Lattenya

“wah, Yesung Coffee Lattemu enak!” pujinya

“jinja?” aku tersenyum dengan mata berbinar(?)

“nee” dia mengangguk

“oh ya! Apa kau punya Namjachingu??” tanyaku

“ani,” ia menggeleng

Aku menarik nafas dan bersyukur, baguslah kau sudah tidak punya Namjachingu.

“kau sudah putus dengan Minho???” tanyaku

“nee, aku dan Minho sudah putus 5 bulan yang lalu” jawabnya

“wae?? Kenapa kau bisa putus dengan Minho??” tanyaku, aku basa – basi

“karna, aku dan dia sudah tidak cocok dan dia juga di belakangku berpacaran dengan yeoja lain” dia menunduk

“Yuri-ah mianhae jika aku mengingatkanmu dengan masa lalumu” ucapku sambil mengelus kepalanya, sungguh aku merasa bersalah

“hmm…. Gwaenchanayo oppa,” dia mengangkat wajahnya dan tersenyum

“tunggu tadi kau memanggilku apa??? oppa??apa kau bias mengulanginya lagi??” tanyaku

Akhirnya dia memanggilku oppa juga,

“hmm…..nee, Gwaenchanayo OPPA” ucapnya dan menekankan di kata oppa

“wah, Yuri padahal saat kita masih SMA kau tidak pernah memanggilku dengan oppa/Sunbaenim” ucapnya. Dan saat SMA kau memanggilku dengan nama saja.” ucapku

“ternyata kau sudah berubah,” ucapku

“berubah??” dia bingung

“nee, kau jadi tambah cantik, manis, dan ramah” jawabku

“apa dulu aku tidak terlihat seperti itu” dia pura – pura ngambek, dan terlihat cantik sekali. Sungguh aku makin menyukainya

“ani, ani kau dulu cantik, manis, dan ramah. Walaupun sedikit jutek” ucapku

“ih! Oppa!!” dia memukul bahuku

“hahaha” kami tertawa bersama,

Dan setelah tertawa mata kami bertemu, aku dan Yuripun saling menatap satu sama lain. Aku melihat matanya yang terlihat sangat indah. Kami saling menatap kurang lebih selama 5 menit.

++

3 hari kemudian….

Yuri pov

Aku menemui Yoona di taman kota.

“Yuri!” panggilnya

“nee” aku menoleh dan mengahampirinya

“apa kau sudah menemui targetmu??” tanyanya

“nee, kan sudah ku bilang di telpon kemarin. Aku sudah mempunyai target.” Jawaku

“hmm….. kalau begitu nugu namja itu?” tanyanya

“ Yoona, sayang akukan sudah penah bilang itu SECRET!!!” ucapku

“ah Yuri gitu!!” ucapnya Kesal

“kalau kau kau mau tahu tunggu saja HARI HAnya” jawabku santai

“Yuri!!” ia makin kesal

“wae??” tanyaku dengan nada santai

“nugu namja itu??” tanyanya dengan nada lirih

“enak saja! Kan sudah ku bilang itu SECRET! Yoona!!!” ucapku sambil berteriak di telinganya

“woi! Woles bang!!” Yoona megang telinganya yang ku kira hamper rusak karna aku teriaku tadi

“oh ya! Yuri!!”

“apa?”

“hidung kamu tuh nggak woles, hidungnya megar – megar wkwkwk” dia tertawa

PLETAK!!!!!!!!

Aku menjitak kepala Yoona

“aw! Sakit tau!” Yoona megangin kepalanya

“itu balesannya buat kamu!!” ucapku

“ish!!” Yoona mendengus kesal

“apelu!” ucapku

“dasar jelek!” ucapnya

++

Keesokan harinya…

Aku pergi ke café Yesung oppa lagi dan membawakannya hadiah. Ya! Karna, hari ini ia berulang tahun. Aku memberikannya sebuah jam tangan Limited Edition. Aku melihat Yesung oppa dan memanggilnya.

“oppa! Yesung oppa!!” panggilku, ia menoleh

“hmm…. Oppa!” panggilku

“nee” ucapnya

“aku memesan Coffee Latte, tapi yang enak ya!!” ucapku

“nee, tunggu sebentar, ya!” Ia pergi

“nee, oppa J” aku tersenyum manis kepadanya

5 menit kemudian….

Aku melihat Yesung oppa berjalan ke arahku dan membawa sebuah nampan yang di atasnya ada secangkir Coffee Latte.

“Yuri ini Coffee Lattenya” dia menaruh Coffee Latte di atas meja

“oppa duduk di sini!!” aku menepuk bangku yang ada di sebelahku

“nee” dia duduk di sebelahku

“oppa!” panggilku sambil tersenyum

“nee, wae?”

“aku punya sebuah hadiah untukmu”

“apa?” tanyanya

“tunggu sebentar ya” aku membuka tasku dan mengambil sebuah kotak kecil

“ini” aku mengasih hadiah

“apa ini??” tanyanya

“lihat aja sendiri” ucapku, ia membuka kotak itu

“wah Yuri, bagus sekali!!” ucapnya senang

“Mwo? Jinja? Apa oppa suka??” tanyaku

“nee, aku suka sekali” jawabnya

“oh ya, untuk apa kau mengasihku hadiah??” tanyanya

“karna, hari ini oppa ulang tahun” jawabku

“ulang tahun??” ia berpikir sejenak

“memangnya sekarang tanggal berapa??” tanyanya

“ 24 Agustus” jawabku

“oh iya, aku lupa” ia menepuk kepalanya

“kok oppa bisa lupa sih??” tanyanya

“nggak tau nih, kenapa aku bisa lupa ya?? Hehe” ia tertawa

 “oppa!!”

“nee”

“bagaimana, kalau besok Lusa, kita jalan – jalan ke taman bermain?” tawarku

“hmm…. Taman bermain??” ia memastikan

“nee, kan di taman bermain kita bisa main, komedi putar, roller coaster, balap air, dll. Oh ya kita juga bias masuk ke ruma hantu.” Ucapku

“mwo? Rumah hantu??” Yesung oppa sedikit bergetar

“oppa takut ya??” godaku

“nggak kok” Yesung oppa memalingkan wajahnya yang terlihat sedikit merah

“ah boong! Tuh pipinya merah, wkwkwk” aku menunjuk pipinya dan tertawa

“nggak!!” ucapnya dengan nada marah

“mian oppa” ucapku

“yaudah oppa mau nggak ketaman bermain besok lusa??” tanyaku

“nee” jawabnya singkat dengan nada marah

“oppa!! Jangan ngambek! Ih!!” aku menyubit pipinya

“aw!” dia memegang pipinya

“ok oppa, besok lusa jam 8 pagi di depan Cafému ya oppa!!” ucapku

Yesung pov

Aku berjalan mengantarkan Coffee Latte yang Yuri pesan.

“Yuri ini Coffee Lattenya” aku menaruh Coffee Latte di atas meja

“oppa duduk di sini!!” dia menepuk bangku yang ada di sebelahnya

“nee” aku duduk di sebelahnya

“oppa!” panggilnya sambil tersenyum

“nee, wae?”

“aku punya sebuah hadiah untukmu”

“apa?” tanyaku

“tunggu sebentar ya” dia membuka tasnya dan mengambil sebuah kotak kecil

“ini” Yuri mengasih hadiah

“apa ini??” tanyaku

“lihat aja sendiri” ucapnya, aku membuka kotak itu

“wah Yuri, bagus sekali!!” ucapku senang

“Mwo? Jinja? Apa oppa suka??” tanyanya

“nee, aku suka sekali” jawabku

“oh ya, untuk apa kau mengasihku hadiah??” tanyaku

“karna, hari ini oppa ulang tahun” jawabnya

“ulang tahun??” aku berpikir sejenak

“memangnya sekarang tanggal berapa??” tanyaku memastikan

“ 24 Agustus” jawabnya

“oh iya, aku lupa” aku menepuk kepalaku

“kok oppa bisa lupa sih??” tanyaku

“nggak tau nih, kenapa aku bisa lupa ya?? Hehe” aku tertawa

 “oppa!!”

“nee”

“bagaimana, kalau besok Lusa, kita jalan – jalan ke taman bermain?” tawarnya

“hmm…. Taman bermain??” aku memastikan

“nee, kan di taman bermain  kita bisa main, komedi putar, roller coaster, balap air, dll. Oh ya kita juga bias masuk ke ruma hantu.” Ucapnya

‘DEG’ saat mendengar kata rumah hantu aku menjadi takut, apa jangan – jangan Yuri tahu kalau aku itu takut banget sama yang namanya HANTU, oh tuhan aku takut sekali!!! Atau Yuri tidak tahu kalau aku takut sama yang namanya HANTU,?? Aku bingung…… tapi yang jelas AKU TAKUT!!!!!!!!!!!!!!

“mwo? Rumah hantu??” aku sedikit bergetar, lebih tepatnya aku sangat takut

“oppa takut ya??” godanya

Kok dia tahu sih??? Tapi, aku harus kelihatan Gentle di depan Yuri.

“nggak kok” aku memalingkan wajahnya yang terlihat sedikit merah. Aku malu.

“ah boong! Tuh pipinya merah, wkwkwk” dia menunjuk pipiku dan tertawa

Aduh gawat kalau ketahuan!!!

“nggak!!” ucapku dengan nada marah, lebih tepatnya pura – pura marah

“mian oppa” ucapnya

“yaudah oppa mau nggak ketaman bermain besok lusa??” tanyanya

“nee” jawabku singkat dengan nada marah

Huh…………… untung saja, fiuh,,,,,

“oppa!! Jangan ngambek! Ih!!” dia menyubit pipiku

“aw!” aku memegang pipiku

“ok oppa, besok lusa jam 8 pagi di depan Cafému ya oppa!!” ucapnya

“nee”

++

3 hari kemudian….

Aku menunggu Yuri, di depan Café. Tapi, aku dari tadi tidak melihat keberadaan Yuri. Alu meliat jam tangan,,,, dan….

MWO???? Masih jam 7 lewat 15 menit???

Pantesan dari tadi nggak ngeliat Yuri, dasar Yesung babo!!! *author : baru nyadar ya oppa?? Kalau oppa babo??? #PLAK!! Di tampar Yesung oppa.*

Hmmm…… lebih baik aku berjalan – jalan dulu saja ah…

Aku mengitari pertokoan yang ada di sekitarku. Disaat aku sedang mengitari pertokoan aku melihat took perhiasan.

Hmm… apa aku mampir ke took itu dan membeli sebuah hadiah untuk Yuri ya??

Baiklah aku akan membelikan Yuri sebuah hadiah. Aku memasuki toko perhiasan itu.

“pemisi” ucapku

“annyeong tuang”

“annyeong” ucapku

“hmmm,,,, misi mbak, apa ada sesuatu yang cocok untuk yeoja yang terlihat manis dan cantik?” tanyaku

“tentu ada, sebentar ya tuan” ucap penjaga took itu dan mencari perhiasan yang Yesung cari

“apa tuan mau yang ini??” tawar penjaga toko, sambil menunjukan sekotak perhiasan yang berisi  1 buah kalung, sepasang anting, dan satu buah cincin yang terlihat manis sekali

“hmm,,, boleh tapi apa ada yang lebih terlihat elegant??” tanyaku

“yang lebih elegant?? Sebentar ya tuan” pelayan toko mencari perhiasan

“apa yang ini?” tawar penjaga toko

“hmm…. Boleh saya ambil yang ini”

“Berapa harganya??” tanyaku

“harganya 1.000.000 won”jawab penjaga toko

“oh sebentar ya, “ aku mengambil dompetku dan mengeluarkan sebuah cek yang senile 1 juta won

“ini” ucapku

++

Aku kembali ke depan Café tapi, belum juga melihat Yuri.

15 menit kemudian….

“oppa!!” panggil Yuri dan berlari ke arahku

“maaf, aku telat, hosh hosh”

“nee, Gwaenchanayo” ucapku

“ayo oppa, kita ke taman bermain!”

Yuri pov

Sekarang sudah hari ke 15. Dan itu berarti waktu taruhanku tinggal 15 hari lagi. Ya baiklah hari ini aku akan mencoba bilang yang sejujurnya pada Yesung oppa. Yuri figting!!!

Aku bersiap untuk pergi ke taman bermain bersama Yesung oppa. Aku sungguh senang karna, aku bias pergi berjalan – jalan bersama orang yang kusuka. Ya! Aku mendekati Yesung oppa bukan karna, hanya ingin menang taruhan dari Yoona. Tapi, aku juga mulai menyukai Yesung oppa.

Aku sudah selesai berdandan.

“Yuri, neo neomu yeppeo” aku mengagumi kencatikan di wajahku ini

Aku melihat jam di kamarku.

“MWO??? Sudah jam 8 kurang 5 menit??” aku kaget dan segera keluar dari kamarku.

10 menit kemuian…

Aku sampai di depan Café Yesung oppa.

“oppa!!” panggilku dan berlari ke arah Yesung oppa

“maaf, aku telat, hosh hosh”

“nee, Gwaenchanayo” ucapnya

“ayo oppa, kita ke taman bermain!”

++

“oppa kita mau mencoba permainan yang mana??”

“terserah kamu saja Yuri J” Yesung oppa tersenyum, yang membuatnya terlihat sangat tampan, Oh God terbuat dari apa sih namja ini?? Kok dia bias setampan itu?? Yesung oppa aku jadi tambah suka padamu!!!!

“baiklah kita naik itu saja” aku menunjuk salah satu wahana permainan

“nee J” Yesung oppa tersenyum lagi, aduh oppa please jangan tersenyum lagi nanti hatiku jadi makin DAG DIG DUG(?) *Dag Dig Dug hatiku,,,, cinta cinta cinta datang padaku malu malu malu wkwkwkwk (Blink mode on)*

++

“oppa! Kita nyari makan yuk!”

“hmm… nee”

Aku dan Yesung mencari tempat makan. Dan tidak lama kemudian menemukan tempat makan.

“oppa kita makan disini yuk!” ajakku sambil menarik tangan Yesung oppa

“nee”

++

“Yuri oppa punya hadiah untukmu” ucap Yesung oppa

“jinja? Apa itu?” tanyaku penasarang

“ini” ia mengasih sebuah tas tenteng kecil *ngertikan maksud Author?*

“oh ternyata ini, yang dari tadi oppa bawa”

“gomawoyo oppa”

“oppa! Ini apa isinya?” tanyaku

“coba saja kau lihat” jawabnya

“Hmm, baiklah” aku membuka hadiahnya dan melihat sebuah kotak perhiasan, aku membukanya.

“wah oppa, ini bagus sekali” pujiku

“apa kau suka??” tanyanya

“nee, tentu”jawabku

“oh ya oppa!!”

“wae?”

“hmmm…. apakah kau masih menyukaiku?” tanyaku To The Point

“hmm,,,, sedikit” ucapnya

MWO???? Sedikit????

“memangnya kenapa??” tanyanya

“hmmm…. Aku pikir aku mulai menyukaimu oppa” jawabku

“terus sekarang kau mau kita bagaimana??” Tanya Yesung oppa

“mmm…. Aku maunya oppa jadi namjachinguku” jawabku dengan wajah yang aku tahu sudah seperti gurita bakar(?)

“baiklah, mulai sekarang aku namjachingumu, dank au jadi yeojachinguku” ucapnya

“jinja???” aku memastikan

“nee” ucapnya, dan….

CHU~

Aku mencium pipinya singkat.

“mian oppa” ucapku

“hmmm….. nee, gwaenchana” ucap Yesung oppa

“Yuri!”panggilnya

“hmm… nee” ucapku

“di bibirmu” ia membersihkan sisa makanan di bibirku

CHU~~

Yesung oppa mencium bibirku sedikit kuat dan kurang lebih 15 detik.

Dalam seketika pipiku memerah.

“Hei, Yuri! Kau kenapa??” tanyanya

“aniyo” ucapku menggelengkan

“oh iya oppa! Mau tidak kau besok temani aku bertemu temanku Yoona??” tanyaku

“untuk apa?” tanyanya balik

“hmmm… apakah aku boleh mengatakan yang sejujurnya?” tanyaku

“of course, kenapa tidak??” jawabnya

“sebenarnya aku mendekatimu karna, taruhan” jawabku

“mwo? Taruhan??” Yesung oppa membelakan matanya

“nee, tapi di luar taruhan itu aku benar – benar menyukaimu” jawabku

“terus?”

“hmm… jadi besok oppa mau tidak menemaniku menemui Yoona??” tanyaku

“nee, oppa mau” jawabnya

“wah gomawo oppa!!” aku tersenyum dan mencium pipi kiranya singkat

CHU*

“wah Yuri, kat berani ya menciumku??” Yesung oppamendekatiku

Dan… CHUUU~

“ih oppa mah nyium bibir mulu!!” aku pura – pura ngambek

“tapi, kamu senengkan??” godanya

“iya sih, hehe” aku tertawa

“huu… dasar BLACK PEARL!!” Yesung oppa mencubit pipiku

“aw!” aku mengeluh sakit

++

Aku bersiap tidur tapi sebelum tidur aku mengirim SMS ke Yoona.

To  : YoonA

Aku sudah berpacaran dengan namja KAYA DAN GANTENG

Dia membalas

From : YoonA

Aku juga sudah, kapan kau berpacaran?

Aku membalas

To : YoonA

Tadi, saat aku dan dia sedang berada di taman bermain, kalau kau kapan????

Dia membalas

From : YoonA

Tadi, di saat aku dan Donghae oppa berada di Bioskop, jadi dari kita berdua siapa yang menang???

Aku membalas

To : YoonA

Molla, aku tak tahu. Kau jam berapa. Mulai berpacaran dengan Donghae oppa???

Dia membalas

From : YoonA

Jam 4 sore, kalau kau?

Aku membalas

To : YoonA

Wah, kalau gitu aku yang menang, aku berpacaran dengan Yesung oppa, jam 3 lewat 30. Ye!! Aku menang!!

Dia membalas

From : YoonA

Ohh,,, ternyata targetmu itu Yesung. Bukankah dia sunbae kita saat masih SMA?

Aku membalas

To : YoonA

Nee, oh ya sampai ketemu besok ya YooN!!!”

Dia membalas

From : YoonA

Nee, di tempat biasa kan?

Aku membalas

To : YoonA

Nee

++

Keesokan harinya..

Aku dan Yesung oppa menemui Yoona dan Donghae oppa. Di Café, tapi bukan Cafénya Yesung oppa.

“Yuri!!” panggil Yoona

“nee,” aku berjalan menuju tempat Yoona dan Donghae oppa duduk

Kami berbincang – bincang sampai kurang lebih 1 jam

“oh Yoona, kau tahukan apa janjimu??” tanyaku

“nee, Mrs. Kim” jawab Yoona

“ih!” aku menjitak kepala Yoona

PLETAK!!

“aw! Sakit tau!” Yoona memengang kepalanya

“oppa! Pacarmu tuh!” ucap Yoona menunjukku

“nee, Yuri kau tidak boleh seperti itu pada chingumu” bela Yesung oppa

“ih,, oppa mah!” aku memanyunkan bibirku beberapa centi

“sok imut banget si Yul!!” ucap Yoona

“biarin, we…” aku menjulurkan lidah

“oh ya, Donghae oppa!! Urusi tuh YEOJACHINGUMU!!” aku menunjuk Yoona

“nee, Yoona kau tidak boleh seperti itu pada chingumu” bela Donghae oppa

“oppa! Kok gitu sih!! Kita putus nih!!” ancam Yoona pada Donghae oppa

“nee, mian – mian chagi” Donghae mencubit pipi Yoona

“oppa!” Yoona kesal

“HAHAHAHAHA!!” kita tertawa bersama

THE END~~~~~

Please Comment readers!! Don’t be a Sillent Readers!!

5 thoughts on “Wanted : Handsome and Rich Boyfriend

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s